Pengertian Simpati Menurut Para Ahli, Faktor Penyebab, dan Contohnya

Simpati adalah sikap peduli dan kasih sayang seseorang pada orang lain. Contoh simpati yaitu mengucapkan bela sungkawa pada teman yang sedang berduka. Berikut pengertian simpati menurut para ahli.
Dwi Latifatul Fajri
4 April 2022, 18:56
Ilustrasi, sikap simpati.
Pexels.com/Andrea Piacquadio
Ilustrasi, sikap simpati.

Sifat simpati dan empati termasuk hal positif yang ada dalam manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia penting untuk peduli dan iba pada orang lain.

Kehidupan sosial membutuhkan sifat simpati untuk membantu orang terdekat dan kelompok. Sikap simpati ini dapat berkembang menjadi kerjasama dan saling pengertian.

Contoh simpati dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mengucapkan selamat pada teman yang berhasil mendapatkan prestasi.

Perbedaan antara simpati dan empati terletak pada perasaan seseorang. Simpati adalah sikap seseorang yang mengerti perasaan atau pikiran orang lain.

Advertisement

Sedangkan empati adalah sifat seseorang yang mengetahui kepribadian orang lain berdasarkan pengalaman. Kedua sifat ini merasakan kepedulian pada sesama dalam kesedihan atau kebahagiaan.

Pengertian Simpati

Simpati adalah sebuah proses yang menjadikan individu merasa tertarik pada orang lain. Rasa tertarik ini berdasarkan keinginan untuk memahami perasaan orang lain.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) simpati adalah kasih sayang, rasa suka, setuju, dan keikutsertaan merasakan perasaan orang lain.

Sikap simpati timbul bukan hanya karena perasaan semata. Simpati membutuhkan proses dan alasan logis. Contoh simpati yaitu mengucapkan belasungkawa dan ikut gembira pada orang lain.

Menurut Kamus Merriam Webster, simpati adalah seseorang yang memiliki rasa peduli, menyesal tentang masalah, kesedihan, sampai kemalangan orang lain.

Sikap simpati menimbulkan perasaan mendukung. Sedangkan empati muncul untuk menghubungkan keterkaitan emosional individu dengan orang lain.

Sikap simpati muncul karena perasaan tidak enak jika terjadi sesuatu pada orang lain. Mereka sering membicarakan dan merasa simpati pada orang lain.

Adanya simpati bermanfaat untuk membantu orang lain dan berperan menjaga ketertiban. Selain itu simpati berperan untuk membantu memahami emosional seseorang.

Pengertian Simpati Menurut Para Ahli

Mengutip dari ipsterpadu.com, berikut pengertian simpati menurut para ahli:

1. Soerjono Soekanto

Simpati adalah sebuah proses seseorang merasa tertarik dengan orang lain. Proses ini membutuhkan pengertian antara kedua belah pihak.

2. Gillin

Simpati merupakan proses ketertarikan seseorang pada pihak lain. Adanya simpati terdorong dari rasa keinginan untuk memahami dan mau bekerja sama.

3. Max Weber

Menurut Max Weber, simpati bisa disampaikan pada seseorang, kelompok, dan lembaga formal.

Contoh Simpati

  1. Memberikan ucapan selamat pada orang lain yang sedang bahagia
  2. Memberikan ucapan berduka cita pada orang lain karena telah kehilangan orang yang dicintai
  3. Menjaga keamanan dan kenyamanan kegiatan keagamaan
  4. Tidak membedakan orang lain berdasarkan ras, agama, suku, budaya, dan etnis
  5. Memberikan bantuan atau donasi pada korban bencana alam
  6. Menghibur teman yang sakit
  7. Membagikan bantuan bencana alam ke media sosial
  8. Membantu menolong anak yang jatuh di jalan

Penyebab Simpati

Simpati disebabkan karena beberapa hal. Mengutip dari skillsyouneed.com, berikut penyebab simpati dalam kehidupan sehari-hari:

1. Seseorang memperhatikan orang lain

Penyebab simpati karena individu melihat orang lain yang terlihat cemas, ketakutan, atau bahagia. Mereka akan mulai bersimpati, misalnya menghibur teman yang kehilangan uang. Mereka akan mengucapkan kata duka dan bersimpati karena peristiwa itu.

2. Orang lain membutuhkan perhatian

Simpati disebabkan karena persepsi seseorang yang melihat orang lain. Individu maupun kelompok cendeurng bersimpati, ketika melihat seseorang yang mendapatkan kemalangan.

Misalnya seseorang terluka di bagian lutut, kemudian orang lain akan membantu menolongnya. Contoh lain yaitu seorang anak mendapatkan simpati lebih banyak ketika jatuh saat berlari ke arah orang tuanya.

Sedangkan anak mendapatkan simpati lebih sedikit, ketika dia sudah dilarang untuk berlari cepat di pinggir jalan. Beberapa orang menganggap anak tersebut bandel karena sudah diperingatkan lebih dulu.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait