Dua Strategi Plaza Indonesia Bertahan selama Masa Sulit Pandemi Corona

Pandemi virus corona berdampak pada penurunan jumlah tamu hotel dan kunjungan ke pusat perbelanjaan Plaza Indonesia Realty.
Image title
28 April 2020, 06:45
pandemi virus corona, perhotelan, plaza indonesia realty
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz
Ilustrasi. Plaza Indonesia Realty bakal membagikan dividen Rp 350,04 miliar dari laba tahun 2019.

Pandemi virus corona memukul bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan. PT Plaza Indonesia Realty Tbk menyiapkan strategi guna bertahan masa sulit saat ini. 

Sekretaris Perusahaan Plaza Indonesia Realty Umbas Rambe menjelaskan penyebaran virus corona berdampak pada penurunan jumlah tamu hotel dan kunjungan pusat perbelanjaan.Hal ini tentu berujung pada terganggunya pendapatan perseroan. 

"Strategi perseroan dalam menghadapi situasi saat ini adalah melakukan efisiensi biaya-biaya operasional serta melakukan negosiasi dengan para pemasok," ujar Rambe dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Senin (28/4).

Meski sudah memiliki strategi bertahan, emiten berkode saham PLIN ini belum dapat memprediksi nasib kelangsungan bisnis perusahaan dalam enam bulan ke depan. Saat ini, perusahaan masih fokus pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan mengutamakan keselamatan penyewa, pengunjung, serta para tamu.

“Kami berharap agar pandemi ini dapat segera teratasi, sehingga diharapkan kegiatan operasional Perseroan secara berangsur dapat kembali normal,” kata Rambe.

(Baca: Tembus 3 Juta Kasus, Pakar Ragu Pandemi Corona di Dunia Berakhir 2020)

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di lingkungan DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Kota Tangerang serta Tangerang Selatan berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional di kantor pusat, gerai, dan hotel Perseroan.

Kegiatan operasional di kantor Perseroan telah memberlakukan kebijakan work from home sejak akhir Maret 2020. Meski begitu, terdapat juga karyawan Perseroan yang masih masuk kantor.

Namun, karyawan yang masuk  harus mematuhi kebijakan protokol kesehatan internal perseroan serta kebijakan pemerintah dengan tetap menjaga keamanan diri dan melakukan physical distancing.

Sedangkan untuk pusat perbelanjaan, saat ini sudah diberlakukan penutupan sementara mengikuti aturan PSBB hingga 22 Mei 2020. Namun, untuk gerai-gerai di lantai basement yang melayani ketersediaan kebutuhan pokok tetap akan buka dengan jam operasional 11:00 – 17:00 WIB setiap harinya.

(Baca: Tumbuh 33%, BCA Life Bukukan Pendapatan Premi Rp 840 Miliar di 2019)

Selanjutnya, lini bisnis persewaan area perkantoran juga telah diberlakukan penutupan sementara mengikuti aturan PSBB yaitu hingga 22 Mei 2020. Akses terbatas ke area perkantoran tetap diberikan terbatas untuk alasan-alasan penting. “Hotel hingga saat ini masih tetap beroperasi,” kata Rambe. 

Meski bisnis terganggu pandemi corona, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PLIN pada awal pekan lalu memutuskan untuk membagikan dividen Rp 350,04 miliar dari laba tahun 2019. 

"Dividen per saham, jika sudah ada kepastian jumlah saham yang akan dibagi Rp 99," ujar Rambe dalam dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Rabu (22/4). 

Plaza Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp 1,48 triliun pada tahun lalu, naik tipis 2,78% dibanding tahun sebelumnya  Rp 1,44 triliun. Sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru melorot 3,7% menjadi Rp 532,69 miliar dari tahun sebelumnya Rp 553,26 miliar.

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait