Tiktok Shop Dikabarkan Gabung Tokopedia, Ini Kata Mendag

Agustiyanti
30 November 2023, 14:35
tiktok shop, e-commerce,
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Ilustrasi. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan belum menerima informasi tersebut, tetapi mempersilahkan TikTok Shop untuk beroperasi lagi di Indonesia dengan sejumlah catatan.

TikTok Shop dikabarkan akan kembali beroperasi di Indonesia, antara lain dengan mempertimbangkan investasi di GoTo atau Gojek Tokopedia untuk membentuk perusahaan patungan. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan belum menerima informasi tersebut, tetapi mempersilahkan TikTok Shop untuk beroperasi lagi di Indonesia dengan sejumlah catatan. 

"Yang penting harus bisa mendukung UMKM kita agar bisa memperluas pasarnya bahkan sampai ke internasional, ekspor. Kalau itu tidak apa-apa, sama-sama menguntungkan,” kata Zulkifli pada Rabu (30/11). 

Zulkifli membebaskan Tiktok Shop untuk berkolaborasi dengan e-commerce manapun, termasuk Tokopedia. Namun, mereka harus mematuhi  perizinan dan prosedur yang berlaku di Indonesia.

Adapun hingga saat ini, pihak TikTok Shop maupun PT GoTo Gojek Tokopedia masih enggan untuk memberikan konfirmasi terkait kabar merger kedua perusahaan tersebut. Senada, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki juga menyampaikan bahwa TikTok Shop diperbolehkan merger dengan e-commerce dalam negeri asalkan tidak melakukan praktik predatory pricing.

Menurut Teten, hal tersebut tidak dapat dihindari lantaran beberapa e-commerce lokal, seperti Tokopedia dan Bukalapak telah menjual sahamnya pada publik atau melakukan IPO.

pemerintah hanya ingin menjaga agar pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tidak tergerus oleh kehadiran e-commerce global. Lebih lanjut, ia meminta agar e-commerce global menghormati dan menghargai perkembangan ekonomi nasional.

"Mereka juga harus respek terhadap pengembangan ekonomi nasional. Kita ingin digital ekonomi juga mulai terapkan bisnis model yang berkelanjutan," kata Teten.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia sebelumnya mengatakan, pemerintah mempersilakan layanan hosting video asal Tiongkok TikTok itu untuk berkolaborasi secara bisnis dengan investor atau perusahaan dalam negeri.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...