Fintech KoinWorks Fasilitasi Perusahaan Berikan Gaji Lebih Awal

Perusahaan dapat memberikan gaji kepada karyawannya lebih awal atau salary advance melalui layanan terbaru KoinWorks.
Image title
Oleh Fahmi Ahmad Burhan
12 Agustus 2020, 20:04
fintech, koinworks, pinjam meminjam
koinworks
Ilustrasi. KoinWorks mendapat pendanaan US$ 20 juta atau sekitar Rp 316 miliar dari Quona Capital, EV Growth, dan Saison Capital, serta investor lainnya pada April lalu.

Startup fintech pinjam meminjam atau peer to peer lending, KoinWorks meluncurkan layanan terbarunya bernama KoinGaji. Melalui layanan itu, perusahaan dapat memberikan gaji kepada karyawannya lebih awal  atau salary advance. 

CEO & Co-Founder KoinWorks Benedicto Haryono mengatakan, banyak karyawan di berbagai perusahaan yang mengalami masalah keuangan selama masa pandemi. Karyawan terkadang harus memenuhi kebutuhannya, tetapi terkendala belum masuknya masa gajian.

Untuk itu pihaknya meluncurkan KoinGaji agar masalah keuangan selama pandemi bisa ditanggulangi dari gaji yang lebih dulu cair. "KoinGaji diharap mampu membantu
pelaku usaha dalam menyelesaikan salah satu kendala pada karyawannya terutama di masa pandemi dan normal baru ini," katanya dalam siaran pers pada Rabu (12/8). 

Perusahaan bisa memberikan gaji lebih dulu melalui KoinGaji tanpa mengganggu arus kas perusahaan. "Sehingga produktivitas dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan akan lebih terjaga," ujarnya. 

Dalam praktiknya, apabila perusahaan sudah menjadi mitra KoinWorks untuk layanan KoinGaji, karyawan di perusahaan itu dapat mengajukan pencairan gaji lebih awal hingga 70%. Proses pencairan dana hanya membutuhkan waktu 1 kali 24 jam. Menurut Benedicto, tidak ada kewajiban bunga yang dibebankan pada karyawan. 

Untuk layanan ini KoinWorks telah bekerjasama dengan beberapa platform Human Resource Management. Permintaan produk ini pun diklaim cukup tinggi. Sekitar 30% karyawan mitra KoinWorks telah memanfaatkan fasilitas KoinGaji itu sejak produk ini diluncurkan dua pekan lalu. 

 KoinWorks mendapat pendanaan US$ 20 juta atau sekitar Rp 316 miliar dari Quona Capital, EV Growth, dan Saison Capital, serta investor lainnya pada April lalu. "Kami bangga mengumumkan penerimaan pendanaan dari berbagai sumber di tengah situasi bisnis yang menantang," kata Executive Chairman sekaligus Co-Founder KoinWorks Willy Arifin dikutip dari siaran pers, April (13/4) lalu.

Pendanaan itu akan digunakan perusahaan untuk menjaga kualitas pinjaman selama virus corona mewabah.  KoinWorks pun secara aktif mengaplikasikan proses, yang mengombinasikan data digital dengan teknik perbankan yang teruji.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait