IHSG Diramal Naik Hari Ini, Analis Rekomendasikan Saham Blue Chip

Kenaikan harga komoditas dan mulai meredanya tekanan kenaikan yield obligasi Amerika Serikat menjadi sentimen positif IHSG hari ini.
Image title
12 Januari 2022, 07:51
ihsg, ihsg hari ini, ihsg naik
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.
Ilustrasi. IHSG pada perdagangan kemarin turun 0,64% ke level 6,647.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan berbalik naik setelah berada di zona merah selama dua hati berturut-turut. Kenaikan harga komoditas dan mulai meredanya tekanan kenaikan yield obligasi Amerika Serikat menjadi sentimen positif IHSG hari ini. 

"Kombinasi menguatnya indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA), serta EIDO di tengah kenaikan cukup tajam harga komoditas, serta colling down-nya yield obligasi AS akan menjadi sentimen pendorong IHSG," ujar Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam risetnya, Rabu (12/1). 

Edwin menjelaskan, indeks DJIA naik 0,51% pada perdagangan tadi malam setelah turun selama empat hari berturu-turut mencapai 0,71%. Indeks EIDO yang merupakan mutual fund berisikan saham-saham di Indonesia yang dikelola oleh Morgan Stanley di bursa Amerika Serikat juga naik 0,69%. 

Kenaikan tajam juga terjadi pada beberapa harga komoditas seperti minyak sebesar 3,76%, emas 1,11%, CPO 0,36%, dan nikel 4,87%. 

Advertisement

Ia pun memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang 6.592 - 6.688. Sementara itu, saham yang direkomendasikan Edwin, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Prodia Widyahusada Tbk  (PRDA), dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP). 

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memperkirakan, IHSG  akan bergerak konsolidasi. Ia menilai undamental perekonomian yang kuat dan aliran modal asing masuk menjadi sentimen positif bagi pergerakan indeks hari ini.  

"Pola gerak IHSG terlihat sedang bergerak melalui rentang konsolidasi wajar berusaha menembus resisten level terdekat," ujar Wiliam dalam risetnya. 

Ia memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.518 hingga 6.752. Sementara saham yang direkomendasikan Wiliam yakni BBCA, AALI, INDF, ASII, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Indo Tambangraya Megah (ITMG). 

IHSG pada perdagangan kemarin turun 0,64% ke level 6,647. Sementara bursa saham Wall Street tadi malam berhasil menghijau. Selain indeks Dow Jones, indeks S&P 500 dan Nasdaq juga naik masing-masing 0,9% dan 1,41%. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait