Pasien Covid-19 RI Bertambah 611 Orang, Kasus di Jakarta Menurun

Sebanyak 19 provinsi mencatatkan nol kematian pasien Covid-19 hari ini
Ameidyo Daud Nasution
26 Oktober 2021, 17:34
covid-19, jakarta, corona
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Sejumlah penumpang bus TransJakarta beridiri di dalam Bus TransJakarta, Jakarta, Kamis (21/10/2021). Memasuki PPKM Level 2 saat ini seluruh angkutan umum seperti bus TransJakarta hingga taksi online diperbolehkan mengangkut penumpang hingga 100% kapasitas moda transportasi masing-masing.

Pemerintah melaporkan kasus baru Covid-19 sebanyak 611 orang pada Selasa (26/10). Kenaikan pasien terbanyak hari ini disumbangkan Provinsi Jawa Tengah yakni 91 orang.

Sedangkan DKI Jakarta yang beberapa hari belakangan mencatatkan kasus paling tinggi mulai tergeser. Ibu Kota hari ini melaporkan 37 kasus baru, turun dari 82 pada Senin (25/10) dan 131 pada Minggu (24/10).

 

Total jumlah kasus Covid-19 nasional yang dilaporkan hari ini berasal dari pemeriksaan terhadap 178.077 orang. Ini berarti rasio positif corona yang didapatkan pemerintah mencapai 0,34%.

Advertisement

Angka kematian pasien corona RI juga bertambah 35 orang. Meski demikian, ada 19 provinsi yang mencatatkan nol kematian Covid-19 hari ini seperti Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, dan Sumatera Utara.

Jumlah pasien sembuh yang dilaporkan hari ini juga bertambah 1.141 orang. DKI Jakarta menyumbang angka pulih terbanyak yakni 137 orang.

Pemerintah juga melaporkan penurunan kasus aktif sebanyak 565 menjadi 12.989 orang. Adapun 7.061 orang dinyatakan sebagai suspek Covid-19.

Meski tren kasus positif terus menurun, pemerintah mengawasi potensi lonjakan Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Apalagi dari survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan mencatat, ada 19,9 juta orang di Jawa-Bali yang akan melakukan perjalanan saat libur.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan peningkatan pergerakan penduduk tanpa protokol kesehatan yang ketat akan meningkatkan resiko penyebaran kasus. Untuk itu, pemerintah melakukan pembatasan mobilitas di sejumlah tempat tertentu.

"Wilayah Jawa-Bali diperkirakan akan melakukan perjalanan sekitar 19,9 juta, sedangkan Jabodetabek 4,45 juta," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers daring, Senin (25/10).

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait