Kasus Covid-19 RI Tambah 7.010 Orang, Pasien di Jakarta Melonjak 60%

Lonjakan kasus Covid-19 nasional hari ini merupakan yang tertinggi sejak awal September 2021
Ameidyo Daud Nasution
26 Januari 2022, 18:05
covid-19, corona, jakarta
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.
Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR kepada warga di RT 05 Desa Sukaurip, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (25/1/2022). Sejumlah warga mengikuti tes usap PCR setelah salah satu warga di RT tersebut dinyatakan positif COVID-19. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.

Penularan Covid-19 terus melonjak sejak awal Januari. Bahkan Pemerintah melaporkan kasus virus corona di Indonesia bertambah 7.010 pada hari Rabu (26/1), naik  44% dari Selasa (25/1).

Lonjakan kasus tersebut merupakan yang tertinggi sejak 7 September 2021 yakni 7.201 orang. Sebanyak 6.797 merupakan penularan lokal, sedangkan 213 berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

 

Jakarta masih menyumbangkan kasus terbanyak Covid-19 hari ini. Lonjakan pasien hari ini bertambah 3.504 atau tumbuh 60% dari kenaikan kemarin.

Advertisement

Sedangkan Jawa Barat berada di posisi kedua kasus harian yakni 1.619 orang. Berikutnya adalah Banten yang menyumbangkan 1.133 kasus baru.

Pemerintah juga melaporkan angka kematian bertambah tujuh orang hari ini. Kasus terbanyak berada di Jakarta yang menyumbangkan kenaikan harian terbanyak yakni tiga orang. 

Adapun kasus pasien sembuh bertambah 2.582 hari ini. Pasien pulih terbanyak berasal dari DKI Jakarta yakni 1.512 orang.

Selain itu kasus aktif Covid-19 hari ini juga bertambah 1.976 menjadi 20.867 orang. Sedangkan sebanyak 5.032 saat ini berstatus suspek virus corona.

Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebagian besar kenaikan kasus corona di Jawa-Bali  disumbang oleh pasien di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kasus tersebut didominasi oleh transmisi lokal. Sedangkan kasus pada pelaku perjalanan luar negeri sudah berada di bawah 10% dari total kasus nasional. "Kenaikan kasus Jawa-Bali bersumber dari wilayah aglomerasi Jabodetabek," kata Luhut dalam konferensi pers daring, Senin (24/1).

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait