Dokter Beri Tips Bagi Pemudik yang Baru Terima Booster, Apa Saja?

Elina meminta pemudik tetap menjaga proteokol kesehatan karena kekebalan baru terbentuk beberapa pekan usai booster.
Ameidyo Daud Nasution
27 April 2022, 15:58
booster, covid-19, mudik
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Mobil Gerai Vaksin, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/4/2022).

Pemerintah telah memberikan lampu hijau untuk mudik bagi mereka yang telah mendapatkan vaksin dosis penguat (booster) Covid-19. Dokter memberikan tips bagi masyarakat yang baru saja mendapatkan booster sebelum berangkat ke kampung halaman mereka.

Dokter Spesialis Paru Dr. dr. Erlina Burhan meminta para pemudik tetap menjaga kebugaran tubuh mereka . Ini lantaran kekebalan baru terbentuk setelah dua hingga tiga pekan pemberian vaksin.

"Serta jangan terlalu capek, makan teratur, istirahat dengan cukup," kata Erlina, Rabu (27/4) dikutip dari Antara.

 

Advertisement

Erlina juga menyarankan agar waktu pemberian booster tidak mepet dengan perjalanan mudik. Hal ini agar pemudik bisa mendapatkan perlindungan secara maksimal saat pulang kampung.

"Jadi jangan pulang lusa lalu baru divaksin sekarang," katanya.

Dia mengatakan, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan meski telah mendapatkan booster. Apalagi tidak ada jaminan semua orang bebas corona lantaran tak ada lagi syarat tes swab untuk pelaku perjalanan dalam negeri.

"Bila satu orang terinfeksi dan tak menerapkan protokol kesehatan, virus akan bersirkulasi di dalam kendaraan," kata dokter dari  Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut.

Sedangkan Presiden Joko Widodo mengatakan mudik pada lebaran tahun ini akan diperbolehkan dengan syarat vaksinasi. Jokowi mengatakan mereka yang ingin pulang ke kampung halamannya harus terlebih dulu menjalani vaksinasi primer dua kali dan satu kali booster.

“Serta menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Jokowi dalam konferensi pers pada 23 Maret lalu.


 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait