Jokowi Minta K/L hingga Pemda Dukung KPU dan Bawaslu Gelar Pemilu 2024

Jokowi juga menginstruksikan dukungan APBN dan APBD dalam menggelar Pemilu 2024.
Ameidyo Daud Nasution
28 April 2022, 12:42
pemilu, jokowi, anggaran
ANTARA FOTO/BPMI/rwa.
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait cuti bersama Idul Fitri 1443 Hijriah di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/4/2022). Pemerintah menetapkan libur nasional Idul Fitri 1443 H yaitu 2-3 Mei 2022, serta cuti bersama Idul Fitri pada 29 April serta 4-6 Mei 2022.

Presiden Joko Widodo meminta semua pihak mendukung tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dimulai sejak tahun ini. Ia memerintahkan adanya dukungan baik dari pusat maupun daerah agar pesta politik berjalan dengan baik.

Jokowi juga menginstruksikan Kementerian dan Lembaga (K/L) hingga pemerintah daerah mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menggelar hajatan politik dua tahun lagi.

"Tentu saja termasuk dukungan anggaran baik dari APBN maupun APBD agar Pemilu terselenggara dengan baik, sukses, dan lancar," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/4).

 

Advertisement

Jokowi juga telah melantik KPU dan Anggota Bawaslu periode 2022-2027 pada 12 April lalu. Ia juga memastikan pemilu tidak akan ditunda serta tetap digelar pada 14 Februari 2024.

Mantan Wali Kota Solo itu juga meminta jajaran menteri kabinet untuk turut menyosialisasikan keputusan pemerintah, mengenai tahapan persiapan dan pelaksanaan Pemilu 2024.

Sebelumnya, berkembang wacana untuk menunda pelaksanaan pemilu dan memperpanjang masa jabatan Jokowi menjadi tiga periode. Wacana ini diembuskan ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan mendapatkan dukungan dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto,  serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Selain Airlangga, menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju yang turut buka suara mengenai isu ini adalah Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Maves) Luhut Binsar Pandjaitan.  

Jokowi juga meminta para menteri tak lagi menyuarakan wacana perpanjangan masa jabatan hingga penundaan Pemilu. Presiden memerintahkan para pembantunya fokus bekerja menghadapi kesulitan masyarakat saat ini. 

 

Reporter: Amelia Yesidora
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait