Istana Mulai Bahas Calon Dirjen Migas yang Baru

ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Penulis: Arnold Sirait
15/3/2018, 10.39 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai membahas calon Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi/Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru. Posisi ini sudah kosong sejak Desember tahun lalu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Katadata.co.id, jika tidak ada halangan, Tim Penilai Akhir/TPA akan membahas para kandidat Dirjen Migas di Istana Presiden, Jakarta, Kamis ini (15/3). “Besok ada TPA,” kata seorang pejabat, Rabu (14/3).

Dalam Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2004 tentang Pembentukan Tim Penilai Akhir Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural, eselon I terdiri dari beberapa pejabat. Tim itu diketuai Presiden, Wakil Ketua adalah Wakil Presiden, Seretarisnya adalah Sekretaris Kabinet merangkap anggota tetap.

Anggota tetap terdiri dari Menteri Dalam Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kepala Badan Kepegawaian Negara. Anggota tidak tetap adalah Menteri dan Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Departemen selain yang menjadi Sekretaris dan Anggota Tetap Tim Penilai Akhir, Jaksa Agung, dan/atau Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tinggi Negara.

Akhir Januari lalu, ada empat nama yang lolos ke tahap wawancara untuk menjadi Dirjen Migas. Mereka adalah Tunggal yang saat ini Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas,  Susyanto Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, Ediar Usman sebagai Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Kementerian ESDM. Kemudian ada Djoko Siswanto merupakan Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas.

Posisi Direktur Jenderal Migas ini kosong sejak Ego Syahrial dilantik menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Desember lalu. Namun, selain menjabat Sekretaris Jenderal, Ego menempati Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Migas.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Dirjen Migas definitif terpilih Maret 2018. "Mudah-mudahan dalam waktu sebulan itu selesai, sehingga awal Maret dirjen migas yang baru sudah ada," kata Ego di Jakarta, Kamis (25/1).

(Baca: Lelang Jabatan Dirjen Migas Menyisakan Empat Kandidat)

Ego juga pernah mengatakan ada beberapa kriteria Dirjen Migas yang dicari Kementerian ESDM. Salah satunya berpengalaman minimal tujuh tahun di sektor hulu minyak dan gas bumi. Dirjen Migas yang baru nanti juga diharapkan bisa memangkas birokrasi dan membuat perizinan lebih sederhana.