Negara Tetangga RI Mulai Krisis BBM, Bahlil Cari Sumber Minyak Baru
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LPG) terpenuhi dengan baik.
“Pemerintah akan menjaga pasokan, cadangan, dan harga energi (di Indonesia). Sekalipun hampir seluruh dunia kena (dampak perang), tapi hari ini BBM baik bensin, solar, LPG terpenuhi baik,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Karanganyar, Jawa Tengah yang dipantau melalui kanal youtube Tvone, Kamis (26/3).
Sejumlah negara sudah mulai menaikkan harga BBM imbas perang Timur Tengah yang menghambat pasokan energi dari Teluk Persia ke pasar global. Negara tetangga Indonesia yakni Filipina sudah mengumumkan kondisi darurat energi pada Selasa (24/3).
Meski pasokan dipenuhi dengan baik, namun menurutnya kondisi geopolitik saat ini tidak bisa diramalkan oleh satu orang pun. Dia berharap perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran bisa segera berakhir.
Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Bahlil untuk segera mencari pasokan minyak baru dari seluruh negara. Di saat yang bersamaan, Indonesia juga harus mengoptimalkan semua pasokan energi yang dimiliki di dalam negeri.
“Sekalipun negara lain, negara tetangga sudah mulai masuk keadaan yang tidak diharapkan yakni darurat, kami harus meyakinkan pada rakyat bahwa kami sudah tidak impor Solar, jadi jelas,” ujarnya.
Indonesia saat ini memang masih mengimpor sebagian minyak mentah, impor juga 70% kebutuhan LPG domestik.
“Tapi saya yakinkan Insya Allah kita dalam kondisi baik sampai dengan beberapa hari ke depan,” ucapnya.
Australia Gelar Rapat Usai Stok BBM Habis
Lebih dari 500 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan mengalami kekurangan pasokan bahan bakar di tengah gangguan distribusi minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
Menteri Energi Chris Bowen menyatakan sebanyak 520 SPBU di seluruh negeri saat ini kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar. Melansir ABC News (26/3), kekosongan ini terjadi di berbagai negara bagian, termasuk solar (diesel) dan bensin (unleaded).
Di negara bagian New South Wales (NSW), tercatat 178 SPBU kehabisan solar dan 48 SPBU tidak memiliki setidaknya satu jenis BBM dari total lebih dari 2.400 lokasi. Sementara di Victoria, 72 SPBU kehabisan solar dan 45 SPBU kehabisan bensin dari sekitar 1.600 lokasi.
Kekurangan juga terjadi di Queensland dengan 55 SPBU tanpa solar dan 33 tanpa bensin. Adapun di Australia Barat terdapat 40 SPBU tanpa solar dan 14 tanpa bensin. Di Australia Selatan, sembilan SPBU kehabisan solar dan 10 kehabisan bensin, sementara di Tasmania terdapat lima SPBU tanpa solar dan sembilan mengalami kekurangan satu atau lebih jenis BBM.
Di Australian Capital Territory (ACT), dua SPBU dilaporkan kehabisan solar, sementara wilayah Northern Territory belum mengalami kekurangan, meski beberapa daerah terdampak banjir.
Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan menggelar rapat darurat kabinet nasional pada Senin mendatang untuk membahas langkah antisipasi jika gangguan pasokan global terus berlanjut.
“Memang, mengkoordinasikan kegiatan itu penting agar kita memiliki konsistensi nasional,” ujarnya di parlemen, dikutip dari ABC News, Kamis (26/3).