BGN Sebut Anggaran Operasional MBG Capai Rp 855 Miliar Per Hari
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat alokasi anggaran yang dikeluarkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak Rp 855 miliar per hari. Anggaran ini didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan besaran alokasi yang sama.
“Jadi BGN untuk 12 hari saja sudah mengirim uang Rp 9 triliun ke 19.188 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG),” kata Dadan kepada Katadata, Kamis (6/1).
Dengan jumlah tersebut, Dadan memprediksi BGN akan mengeluarkan anggaran Rp 17 triliun untuk MBG sepanjang Januari 2026. Jumlahnya akan naik Rp 2 triliun menjadi Rp 19 triliun pada Februari.
Sementara untuk Maret Rp 20 triliun, April Rp 21 triliun, Mei prediksi anggarannya Rp 22-23 triliun.
“Nanti kalau sudah mencapai 82,9 juta penerima manfaat, maka uang yang beredar setiap hari untuk program MBG iti Rp 1,2 triliun setiap hari,” ujarnya kepada Katadata.co.id, Kamis (6/1).
Dadan menjelaskan sebanyak 70% anggaran MBG dialokasikan untuk pembelian bahan baku. Menurutnya dengan besaran ini menjadi peluang bagi semua pihak yang memiliki usaha bisa menghasilkan produk yang dibutuhkan untuk MBG.
Dia memprediksi kedepannya mungkin tidak akan ada lagi lahan subur yang kosong di Indonesia. Paslanya, lahan tersebut kemungkinan besar akan dimanfaatkan untuk menghasilkan produk MBG.
Selain bahan baku, sisa anggaran dialokasikan 20% untuk biaya operasional, seperti gaji. Sementara 10%nya untuk mengembalikan investasi.
“Inilah yang membuat laporan dari berbagai daerah kehadiran SPPG menimbulkan gairah berusaha, bertani, beternak, berlayar untuk menghasilkan produk,” ucapnya.