Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memperkirakan perputaran dana Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa mencapai Rp 1,2 triliun per hari saat penerima manfaat mencapai 83 juta.
Kepala BGN Dadan Hindayana meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, yang digelar serentak oleh 19.188 SPPG di seluruh Indonesia.
Program Makan Begizi Gratis (MBG) telah menyasar 55,1 juta penerima selama tahun 2025 dan ditargetkan meningkat hingga 82,9 juta pada Februari 2026 dengan total anggaran mencapai Rp 335 triliun.
Makan Bergizi Gratis (MBG) dimulai lagi tahun depan pada 8 Januari 2026. Akhir tahun ini, MBG masih beroperasi pada 26-31 Desember 2025 untuk memenuhi gizi kelompok prioritas.
Kepala BGN Dadan Hindayana melapor kepada Presiden Prabowo bahwa satu anak bisa mendapatkan satu lele dalam program MBG. "Lebih bagus ketimbang saat saya menjadi tentara," kata Kepala Negara.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana optimistis sekitar 30.000 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG akan beroperasi pada Maret 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana memperluas kriteria ahli gizi di SPPG untuk mengatasi kekurangan tenaga, menyusul minimnya ahli gizi yang tersedia untuk program Makan Bergizi Gratis.
BGN menyebut SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyiapkan asupan gizi untuk 600 ribu korban bencana, dengan infrastruktur dan tim yang telah siaga sejak hari pertama bencana.