Proyek BESS dan LNG Hub Masuk KEK Palu, Nilai Investasi Capai Rp30 Triliun

kek.go.id
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu menerima komitmen invetasi US$ 1,75 miliar atau sekitar Rp 30 triliun untuk proyek Battery Energy Storage Systems (BESS) dan LNG Hub yang akan mendukung ekosistem energi bersih di kawasan tersebut.
Penulis: Kamila Meilina
18/5/2026, 11.32 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu menerima rencana investasi pengembangan proyek Battery Energy Storage System (BESS) Gigafactory dan LNG Hub dengan nilai mencapai US$1,75 miliar atau setara lebih dari Rp30 triliun (kurs Rp17.670 per US$). 

Investasi itu ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Bangun Palu Sulawesi Tengah dan Aslan Energy Capital di Hotel Four Seasons Jakarta, pada Senin (11/5) lalu.

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, mengatakan masuknya investasi baru di sektor energi dan teknologi penyimpanan energi diharapkan dapat meningkatkan daya saing KEK Palu.

“Pemerintah optimistis masuknya investasi baru, khususnya di sektor energi dan teknologi penyimpanan energi, akan semakin meningkatkan daya saing KEK Palu serta menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ujar Edwin dalam keterangan resmi, dikutip Senin (18/5).

Dukung Ekosistem Energi Bersih

Pengembangan proyek itu menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem industri energi bersih di KEK Palu. Proyek BESS Gigafactory dirancang untuk mendukung pengembangan industri baterai berbasis nikel serta memperkuat rantai pasok energi bersih dan kendaraan listrik di Indonesia.

Pada tahap awal, fasilitas BESS ditargetkan memiliki kapasitas produksi sekitar 8 GWh per tahun. Kapasitas tersebut direncanakan meningkat menjadi 12–15 GWh per tahun pada tahap ekspansi berikutnya.

Selain memproduksi sistem penyimpanan energi skala besar, proyek ini juga diarahkan untuk mendukung integrasi energi terbarukan, pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik, dan pasar ekspor ke kawasan ASEAN, Australia, hingga Amerika Serikat.

Di luar pengembangan fasilitas baterai, proyek investasi tersebut juga mencakup pembangunan LNG Hub di kawasan KEK Palu.

KEK Palu dinilai memiliki daya tarik investasi karena didukung sumber daya nikel dan komoditas pertambangan lainnya di Sulawesi Tengah. Kawasan tersebut juga terhubung langsung dengan Pelabuhan Pantoloan yang mendukung aktivitas logistik dan perdagangan.

Pengembangan proyek BESS Gigafactory diproyeksikan menciptakan sekitar 1.300 lapangan kerja langsung dan lebih dari 3.000 pekerjaan tidak langsung dari rantai pasok industri dan sektor pendukung lainnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina