Penjualan Mobil Elektrifikasi Toyota Melonjak 86% di Tengah Gempuran Merek Cina

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr
Pengunjung mengamati mobil Toyota Zenix saat hari terakhir pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (9/8/2026). GIIAS 2026 diikuti lebih dari 65 merek otomotif global yang terdiri dari 43 merek kendaraan penumpang, tujuh merek kendaraan komersial, lima karoseri, 13 merek sepeda motor, selain itu terdapat 37 kendaraan baru yang diluncurkan dan terdapat 10 merek kendaraan kali pertama me
15/9/2026, 11.21 WIB

 PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatat adanya pertumbuhan penjualan elektrifikasi secara nasional, di tengah persaingan industri yang semakin ketat usai maraknya jenama asal Cina mengepung pasar otomotif Indonesia.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan bahwa penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus, tercatat memiliki peningkatan sebesar 86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

“Untuk segmen elektrifikasi Toyota termasuk Lexus, pada periode yang sama, mencapai 38.000 atau menyumbang 21 persen dari total penjualan Toyota (secara nasional). Jadi, kita melihat adanya kenaikan dibandingkan tahun lalu di periode yang sama mencapai 86 persen," kata Bansar kepada awak media yang mengikuti kegiatan Media Drive di Yogyakarta, Senin (14/9).

Kalau berkaca pada data yang dibagikan oleh Bansar, penjualan Toyota secara keseluruhan mencapai 175.000 unit wholesales, meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara untuk segmen elektrifikasi, terdapat tiga model unggulan yang menjadi tulang punggung dari Toyota untuk melibas kompetitornya seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Veloz Hybrid EV, dan Yaris Cross Hybrid EV.

Sementara hadirnya Toyota Veloz Hybrid, menjadi salah satu model yang menunjukkan penerimaan positif sejak diperkenalkan kepada konsumen pada November 2025.

Menurut Bansar, capaian tersebut terlihat dari penghargaan car of the year dari dua media otomotif serta pemesanan kendaraan atau surat pemesanan kendaraan (SPK) yang konsisten berada di atas 2.000 unit per bulan sejak peluncurannya.

“Hingga kini pemasangannya sudah mencapai 20.000 unit dan berkontribusi signifikan pada pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota,” kata Bansar.

Pertumbuhan penjualan elektrifikasi Toyota menjadi indikator bahwa persaingan kendaraan ramah lingkungan di pasar otomotif nasional, semakin berkembang.

Selain mempertahankan posisi melalui model yang telah lebih dahulu dipasarkan, Toyota menghadapi persaingan dari sejumlah jenama China yang terus menghadirkan kendaraan elektrifikasi dengan beragam teknologi dan segmen.

TAM menilai capaian penjualan elektrifikasi tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan bisnis Toyota di Indonesia, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan dengan teknologi elektrifikasi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara