Survei KIC: Biaya Perawatan Mahal Alasan Utama Konsumen Eliminasi Merek Mobil
Masuk dalam daftar incaran (shortlist) belum tentu membuat sebuah merek mobil dipilih konsumen. Saat memasuki tahap akhir sebelum pembelian, konsumen kembali mempertimbangkan biaya dan risiko kepemilikan kendaraan.
Survei Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan sekitar enam dari 10 konsumen pernah mengeliminasi merek yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar pilihan mereka.
Biaya perawatan dan purna jual menjadi alasan yang paling banyak membuat konsumen mencoret suatu merek. Sebanyak 53,4% responden menyebut faktor tersebut sebagai alasan eliminasi.
Peneliti Katadata Insight Center Kholis Dana mengatakan masuknya sebuah merek ke dalam shortlist belum berarti konsumen sudah menetapkan pilihannya.
“Sekitar 6 dari 10 responden mengaku pernah mengeliminasi merek yang sebelumnya sudah mereka pertimbangkan. Pada tahap ini, konsumen justru semakin kritis dan mulai menguji kembali apakah sebuah pilihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, serta risiko kepemilikan yang bersedia mereka tanggung,” kata Kholis.
Menurut dia, biaya perawatan yang mahal menjadi salah satu alasan utama konsumen mengeliminasi merek yang sebelumnya sudah dipertimbangkan.
Selain biaya perawatan dan purna jual, harga menjadi pertimbangan berikutnya dalam proses eliminasi merek.
Sebanyak 46% responden mencoret merek karena harganya tidak sesuai dengan anggaran. Pertimbangan tersebut mencakup harga kendaraan maupun kemampuan konsumen dalam menyesuaikan pembelian dengan kondisi finansial mereka.
Selanjutnya, 38,7% responden mengeliminasi merek karena konsumsi bahan bakar atau efisiensi energi yang dinilai kurang sesuai.
Faktor fitur juga menjadi pertimbangan. Sebanyak 35,6% responden mencoret merek karena fitur yang ditawarkan tidak memenuhi kebutuhan. Sementara 33,1% responden mempertimbangkan interior dan kenyamanan kendaraan.
Konsumen tidak hanya melihat kendaraan dari sisi harga beli atau tampilan. Biaya dan pengalaman selama menggunakan kendaraan juga menjadi bagian dari pertimbangan sebelum pembelian.
Pasar mobil dengan rentang harga Rp300-500 juta menjadi salah satu segmen yang banyak dipertimbangkan calon konsumen kelas menengah. Di tengah perkembangan teknologi kendaraan dan semakin banyaknya pilihan merek, konsumen semakin selektif sebelum menentukan mobil yang akan dibeli.