Kondisi kelas menengah di Indonesia yang masih jauh dari kebebasan finansial terindikasi dari tiga aspek, yakni tempat tinggal, pendidikan, dan layanan kesehatan berdasarkan survei KIC.
Survei KIC menunjukkan, kelas menengah di Indonesia memiliki pengelolaan keuangan yang cenderung baik sehingga keterbatasan mereka meningkatkan skala ekonominya lebih disebabkan oleh faktor eksternal.
Secara umum tingkat adopsi AI di Indonesia masih berada di tahap awal, tetapi menunjukkan perkembangan signifikan. Indosat Ooredoo Hutchison menjadi salah satu contoh perusahaan yang mulai mengadopsi
Survei Katadata Insight Center menunjukkan, kelas menengah memiliki keterbatasan untuk menabung dan berinvestasi karena mayoritas pendapatannya habis untuk kebutuhan pokok dan membayar cicilan.
Live shopping menjadi tren baru dalam berbelanja. Keterjangkauan harga dan banyaknya promo semakin memikat konsumen untuk bertransaksi dalam live shopping.