Ini Penyebab Moody's Turunkan Peringkat Utang AS Menjadi Negatif

Freepik
Ilustrasi, utang Amerika Serikat (AS)/ utang AS.
Penulis: Dini Pramita
12/11/2023, 18.38 WIB

Moody's Corporation, perusahaan yang menyediakan jasa analis keuangan dan analisis atas lembaga pemerintah, menurunkan prospek peringkat kredit Amerika Serikat dari stabil menjadi negatif. Peringkat ini diberikan menyusul defisit fiskal yang kini mendera negeri Paman Sam tersebut.

Menurut Moody's belanja pemerintah federal dan polarisasi politik menjadi kekhawatiran utama bagi para investor. Ini ditunjukkan melalui aksi jual yang membuat harga obligasi pemerintah AS jatuh ke level terendah dalam 16 tahun terakhir.

Pengaruh polarisasi politik yang kuat itu diungkapkan oleh William Foster, Wakil Presiden Senior di Moody's. "Oleh karena itu, pertanyaan dari sudut pandang kami ke depan adalah sejauh mana pemerintah mampu mengatasi hal tersebut melalui langkah-langkah kebijakan fiskal yang akan mengurangi defisit di masa depan, baik melalui peningkatan pendapatan, atau pengurangan belanja primer," kata dia dikutip dari Reuters, Minggu (12/11).

Moody's bukan lembaga keuangan pertama yang menurunkan peringkat kredit pemerintah AS. Sebelumnya ada Fitch yang memberikan penilaian terhadap kemampuan pemerintah AS untuk membayar utangnya. Fitch sudah lebih dulu menurunkan peringkat kredit pemerintah AS dengan mengubah peringkatnya dari AAA menjadi AA+ pada Agustus lalu.

Juru bicara White House, Karine Jean-Pierre, mengatakan perubahan itu adalah, "Konsekuensi lain dari ekstremisme dan disfungsi Partai Republik di Kongres." Sedangkan Wakil Menteri Keuangan Wally Adeyemo menyatakan tak setuju dengan peringkat negatif yang disematkan Moody's.

Menurut Adeyemo, perekonomian Amerika tetap kuat secara global saat ini. "Perekonomian Amerika tetap kuat, dan surat utang negara adalah aset aman dan likuid terkemuka di dunia," kata dia dalam sebuah pernyataan.

Adeyemo mengatakan pemerintahan Biden telah menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan fiskal, termasuk melalui langkah-langkah pengurangan defisit senilai lebih dari US$ 1 triliun yang termasuk dalam perjanjian bulan Juni dengan Kongres mengenai peningkatan batas utang AS. "Proposal Biden untuk mengurangi defisit hampir US$ 2,5 triliun selama dekade berikutnya," kata dia.