Mantan Direktur FBI Dituduh Serukan Upaya Pembunuhan Donald Trump
Mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey dituduh menyerukan upaya pembunuhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Tuduhan ini muncul usai Comey mengunggah pesan berkode di media sosial.
Salah satu yang menuduh Comey adalah Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem. Dalam akun X-nya, Noem mengatakan pihak keamanan tengah menyelidiki ancaman Comey kepada Trump.
"Mantan Direktur FBI yang memalukan James Comey baru saja menyerukan pembunuhan @POTUS Trump, DHS dan Secret Service sedang menyelidiki ancaman ini," kata Noem pada Jumat (16/5) dikutip dari Antara.
Comey sebelumnya mengunggah foto Instagram berupa kerang yang membentuk angka 86 47. Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan 'Formasi kerang yang keren saat saya berjalan-jalan di pantai'.
Dalam kamus Merriam-Webster, angka 86 dimaknai sebagai menyingkirkan sesuatu atau seseorang. Sedangkan 47 dinilai mengacu Presiden ke-47 yakni Donald Trump.
Para loyalis Trump menganggap unggahan tersebut adalah bentuk ancaman. Sedangkan Comey telah menghapus foto tersebut di akun media sosialnya.
"James Comey dengan santai menyerukan agar ayah saya dibunuh. Inilah orang yang dipuja Media Demokrat," kata putra Donald Trump, Donald Trump Jr dalam akun media sosialnya.
Comey juga telah memberikan penjelasan soal foto tersebut. Ia mengatakan, unggahannya adalah sebuah kesalahan dan tak menyadari beberapa orang mengaitkan dengan kekerasan.
"Itu tidak pernah terpikir oleh saya. Tetapi saya menentang kekerasan dalam bentuk apa pun, jadi saya menghapus unggahan itu," kata dia.
James Brien Comey Jr. adalah Direktur FBI pada periode 2013 hingga 2017. Dikutip dari Times. sebelum dipecat Trump, ia sempat memimpin penyelidikan FBI atas tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.
Usai dipecat, Comey menjadi kritikus publik Trump dan seorang penulis. Dia juga menerbitkan memoar berjudul A Higher Loyalty tentang kariernya.