Pabrik Baja di Pennsylvania Meledak, Satu Korban Tewas, 10 Terluka

X/@BelievInJustice
Beberapa ledakan terjadi di pabrik U.S. Steel dekat Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai sepuluh orang lainnya, kata pihak berwenang pada Senin (11/8).
Penulis: Hari Widowati
12/8/2025, 10.36 WIB

Beberapa ledakan terjadi di pabrik baja U.S. Steel dekat Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 10 lainnya, kata pihak berwenang pada Senin (11/8). Petugas sedang mencari seorang karyawan yang diyakini hilang di antara puing-puing pabrik baja tersebut.

Ledakan di Clairton Coke Works - bagian dari kompleks industri yang luas di sepanjang Sungai Monongahela - terjadi tepat sebelum pukul 11.00 ​pagi waktu setempat. Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api dan asap tebal yang membubung dari pabrik yang dimiliki oleh U.S. Steel, anak perusahaan Nippon Steel.

Awalnya, dua orang dilaporkan hilang. "Satu orang telah ditemukan dan dibawa ke rumah sakit setempat," kata Asisten Kepala Polisi Allegheny County, Victor Joseph, pada sebuah briefing Senin (11/8) siang, seperti dikutip Reuters. Satu orang lainnya masih belum ditemukan.

Belum ada informasi mengenai kemungkinan penyebab ledakan tersebut.

"Ini masih merupakan misi penyelamatan," kata Joseph. Ia menambahkan penyelidikan ledakan itu akan menjadi investigasi teknis yang memakan waktu.

David Burritt, Presiden dan Chief Executive Officer U.S. Steel, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaannya bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk menemukan penyebab ledakan tersebut.

"Pihak berwenang meyakini mereka mengetahui lokasi umum karyawan yang hilang tetapi belum sepenuhnya yakin," kata Scott Buckiso, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Petugas Manufaktur untuk U.S. Steel, pada briefing hari Senin.

Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro dalam unggahannya di X menyebutkan ada beberapa ledakan di pabrik tersebut dan pemerintahannya telah menghubungi pejabat setempat.

"Situasi di lokasi masih aktif, dan warga di sekitarnya harus mengikuti arahan dari pihak berwenang setempat," kata Shapiro.

Tingkat keparahan para korban yang luka-luka belum diketahui, tetapi laporan berita menyebutkan bahwa beberapa orang telah dibawa ke unit luka bakar rumah sakit.

Wali Kota Clairton, Rich Lattanzi, mengatakan hari itu adalah hari yang mengerikan bagi Kota Baja Amerika, yang terletak sekitar 20 mil (32 km) di selatan Pittsburgh.

U.S. Steel telah memproduksi baja di daerah tersebut sejak akhir abad ke-19, tetapi dalam beberapa dekade terakhir, industri ini mengalami penurunan sehingga menyebabkan penutupan dan restrukturisasi pabrik.

Warga Setempat Diminta Tak Keluar Rumah

Pejabat dari Departemen Kesehatan Wilayah Allegheny mengimbau warga yang tinggal dalam radius satu mil (1,6 km) dari ledakan di Clairton Coke Works untuk tetap berada di dalam rumah dan menutup semua jendela.

“Sebagai langkah pencegahan, warga yang tinggal dalam radius satu mil (1,6 km) dari pabrik diimbau untuk tetap berada di dalam rumah, menutup semua jendela dan pintu, mengatur sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) untuk sirkulasi udara dalam ruangan," kata Departemen Kesehatan Wilayah Allegheny, seperti dikutip CNN.

Otoritas setempat meminta warga menghindari aktivitas yang menarik udara luar, seperti menggunakan kipas angin. “Monitor kualitas udara ACHD belum mendeteksi tingkat PM2.5 dan SO2 (sulfur dioksida) di atas standar federal. Kami akan memberikan pembaruan tambahan seiring tersedianya informasi lebih lanjut,” kata Departemen Kesehatan

Departemen tersebut sedang memantau secara aktif ledakan yang terjadi di pabrik baja dan bekerja sama dengan petugas tanggap darurat untuk mengantisipasi dampaknya.

PM2.5 merujuk pada partikel halus, yaitu polutan berbahaya yang sangat kecil yang dapat menembus jauh ke dalam paru-paru seseorang atau masuk ke aliran darah saat dihirup.

SO2, atau dioksida belerang, juga merupakan polutan. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), sumber utama SO2 di atmosfer Bumi adalah pembakaran bahan bakar fosil oleh pembangkit listrik dan fasilitas industri.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.