Ibu Kota Akan Pindah, Anies Ingin Pemerintah Tetap Perhatikan Jakarta

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pemandangan Monumen Nasional (Monas) yang berada di jantung kota Jakarta, Senin (26/8/2019). Pemerintah pusat diharapkan tetap memperhatikan Jakarta meski akan memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.
Penulis: Fahmi Ramadhan
25/9/2019, 21.01 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap pemerintah pusat tetap memperhatikan permasalahan yang ada di Jakarta meski saat ini ada rencana untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Pasalnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menganggap saat ini Jakarta masih memiliki sejumlah tantangan persoalan yang tidak kecil.

"Secara umum adalah soal lingkugan hidup, transportasi dan ketimpangan ekonomi," kata Anies usai menghadiri rapat bersama Panitia Khusus Pemindahan Ibu Kota di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu, (25/9).

Tak hanya disitu, dia pun menjabarkan persoalan tersebut secara rinci. Diawali dengan persoalan lingkungan, sudah sejak beberapa waktu lalu Jakarta selalu dipermasalahkan dengan turunnya permukaan tanah.

(Baca: Ibu Kota Negara Pindah, Jakarta Tetap Jadi Pusat Ekonomi Indonesia)

Selanjutnya perihal transportasi, wacana Jakarta yang akan dijadikan pusat ekonomi, menurutnya menjadi hal penting jika pemerintah terus meningkatkan kebijakan integrasi transportasi umum. "Kemudian yang ketiga adalah ketimpangan sosial ekonomi dan konsentrasi penduduk," sebutnya.

Anies pun mengharapkan agar semua elemen pemerintah baik pusat, Pemprov dan Pansus Pemindahan ibu kota, dapat bekerja sama merealisasikan langkah besar ini kedepannya.

Ia juga mensyukuri langkah pemerintah yang pada Februari lalu yang mewacanakan mengenai pembaharuan terhadap pengelolaan Jakarta.

(Baca: Menhub Persilakan Tiongkok Kembangkan Transportasi di Ibu Kota Baru)

Reporter: Fahmi Ramadhan