Gundala jadi Film Indonesia Pertama dengan Tata Suara Dolby Atmos

Instagram @gundalaofficial
FanArt Gundala karya Ilustrator Marvel, David Ross.
Penulis: Michael Reily
16/7/2019, 20.00 WIB

Sutradara Joko Anwar mengumumkan selesainya proses sunting film Gundala untuk gambar dan suara. Gundala adalah film pertama yang menggunakan tata suara Dolby Atmos di Indonesia.

Joko mengungkapkan proses final mixing audio selesai di Kantana Sound Studio, Bangkok, Thailand. "Sudah selesai! Final mixing audio Gundala dalam Dolby Atmos. Pertama untuk film Indonesia. Terdengar kece banget, teman-teman!" tulisnya dalam akun Twitter @jokoanwar, 13 Juli 2019.

Dia juga mengunggah foto berlatarkan studio yang menampilkan tulisan Gundala dalam karakter khas film. Dia menambahkan keterangan kalau kode waktu standar mulai dari 1:00:00, bukan 0:00:00. Cuitan itu pun menuai respons positif dari warganet.

(Baca: Film "Gundala" Pesan Kostum dari Rumah Produksi Daredevil dan Watchmen)

Joko juga mengutarakan tak sabar untuk menunjukkan film Gundala ke masyarakat. Dia pun mengungkapkan trailer film Gundala bakal rilis di akun YouTube Screenplay Films pada Sabtu, 20 Juli 2019, pukul delapan malam. Film Gundala bakal tayang di bioskop pada 29 Agustus 2019.

Kantana Sound Studio adalah studio yang memiliki sertifikat Dolby Laboratories Inc. pertama di Asia. Berdiri sejak 1994, Kantana Sound Studio juga menjadi pionir studio dengan sistem Dolby Atmos di Asia Tenggara pada tahun 2013.

Dalam laman resmi Kantana Sound Studio, Dolby Atmos memperkenalkan pengalaman audio film yang kuat, sehingga memberikan penonton bisa mendengar keseluruhan suara yang sesuai dalam gambar.

Gundala akan menjadi pembuka Jagat Semesta BumiLangit buatan Bumilangit Studios. Tak kalah dari Marvel Cinematic Universe dari Marvel Studios atau DC Extended Universe dari DC Films, Bumilangit Studios punya hak cipta lebih dari 1.100 karakter komik Indonesia.

(Baca: Ribuan Penggemar Bikin Sketsa Gundala, Termasuk Ilustrator Marvel & DC)

Reporter: Michael Reily