Chevron Kembalikan Wilayah Kerja Panas Bumi Suoh Sekincau

KATADATA
Penulis:
Editor: Arsip
13/11/2014, 10.02 WIB

KATADATA ? Chevron Geothermal Indonesia mengembalikan wilayah kerja panas bumi (WKP) Suoh Sekincau ke pemerintah. Pengembalian ini karena Chevron tidak menemukan cadangan uap yang ekonomis untuk dikembangkan.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan Chevron telah melakukan kegiatan survei seismik serta studi geologi dan geofisika di Suoh Sekincau. Namun, hasil dari survei tersebut ternyata tidak sesuai dengan harapan.

"Chevron akhirnya mengembalikan WKP Suoh Sekincau, karena tidak ditemukan uap panas bumi yang ekonomis," katanya seperti yang dikutip harian Investor Daily, Kamis (13/11).

Awalnya, Chevron berniat membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berkapasitas 220 megawatt (MW) di Suoh Sekincau. Berdasarkan hasil lelang, listrik dari PLTP Suoh Sekincau ini akan dihargai US$ 6,9 sen per kilowatt hour (kWh). 

Pengembalian WKP juga dilakukan oleh PT Pacific Geo Energy untuk wilayah Hu?u Daha, Nusa Tenggara Barat. Perusahaan tersebut seharusnya membangun PLTP 20 MW, dengan harga listrik US$ 9,65 sen per kWh.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Redaksi