Megawati Kesal Lihat Kasus Sambo hingga Achiruddin: Tolong Insaf Pak

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan kata sambutan saat meninjau progres pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur di Bali, Senin (16/1/2023).
5/5/2023, 16.03 WIB

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soeakrnoputri angkat bicara soal kasus yang kerap menjerat kepolisian. Ia lalu menyinggung dua kasus yakni Ferdy Sambo dan Achiruddin Hasibuan.

Megawati meminta kedua orang tersebut sadar dan mengubah kelakuannya. Ia bahkan mengaku kesal melihat masih ada aparat yang berlaku arogan.

"Makanya insaf pak.. kesal saya kok arogan banget," kata Megawati saat pemaparan soal pariwisata Bali, seperti disiarkan dalam Youtube Provinsi Bali, Jumat (5/5).

Tak hanya itu, Megawati juga menyentil kasus harta janggal pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo. Ia meminta seluruh pegawai pajak hingga bea cukai berbenah lebih baik ke depannya.

"Karena saya banyak belajar ketika jadi Wakil Presiden, daerah yang disebut 'kering' dan 'basah' di mana," katanya.

Megawati lalu menceritakan alasannya membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi saat menjabat sebagai presiden. Saat itu, publik mengalami krisis kepercayaan terhadap penegakkan hukum karena kepolisian hingga kejaksaan dianggap lemah dan korup.

SAMBO DIVONIS HUKUMAN MATI (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.)

"Makanya dibentuk KPK. Saya maunya lembaga, tapi ternyata jadinya komisi," ujar Megawati.

Sebagai informasi, Ferdy Sambo telah dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan negeri Jakarta Selatan. Sambo menjadi otak pembunuhan berencana kepada Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Sedangkan AKBP Achruddin Hasibuan saat ini telah menjadi tersangka dan dipecat dari kepolisian. Ia diduga membiarkan putranya menganiaya sesorang bernama Ken Admiral.