Top News: Aturan Baru OJK untuk Pinjol, Negara Paling Rentan El Nino

ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hp.
Sejumlah anak membaca bersama di dekat dinding bermural di kawasan Tempurejo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hp.\
8/8/2023, 05.50 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menyiapkan regulasi baru, untuk membuat aturan yang lebih ketat terhadap pinjaman online atau pinjol.

Hal ini meliputi beberapa persoalan, dari kegiatan usaha startup pinjol, mekanisme penyaluran dan pengembalian dana, batas maksimum, hingga penagihan utang.

Regulasi baru ini akan tertuang dalam Rancangan Surat Edaran OJK Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (RSEOJK LPBBTI).

Berita mengenai persiapan aturan baru OJK mengenai pinjol menjadi artikel terpopuler atau Top News Katadata.co.id. Selain itu, simak juga artikel mengenai startup pinjol yang belum memenuhi ekuitas, serta daftar negara paling rentan terhadap El Nino.

Berikut Top News Katadata.co.id:

1. OJK Siapkan Aturan Baru Pinjol, termasuk Penagihan Utang

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menyiapkan aturan baru untuk mengatur startup pinjaman online atau pinjol. Hal-hal yang diatur termasuk penagihan utang.

Regulasi tersebut akan berupa Rancangan Surat Edaran OJK atau RSEOJK Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi alias LPBBTI. Ini sesuai amanat POJK 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.

Anggota Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan masih ada beberapa materi pengaturan yang perlu pendalaman dan diskusi lanjutan dengan asosiasi atau pelaku usaha.

Diskusi tersebut termasuk membahas soal manfaat ekonomi atau tingkat bunga. “Masih perlu dipastikan berapa nilai yang paling tepat baik untuk pembiayaan produktif maupun multiguna atau konsumtif,” kata Ogi dalam konferensi pers OJK, Kamis (3/8).

Simak beberapa poin yang akan diatur dalam aturan baru pinjol.

2. Ternyata Investor Startup Pinjol Bisa Dapat Ganti Rugi

Investor bisa merugi bisa juga untung dalam berinvestasi. Namun pemberi pinjaman atau lender platform pinjaman online atau pinjol ternyata bisa mendapatkan ganti rugi jika kehilangan uang.

Namun itu berlaku jika kehilangan uang karena fraud atau kejahatan siber. Fraud yang dimaksud seperti penyajian laporan keuangan palsu secara sengaja dengan menghilangkan atau menambahkan jumlah tertentu untuk menipu pemilik hak dari laporan keuangan tersebut.

“Apabila terdapat fraud oleh pegawai penyelenggara fintech lending misalnya, dana dari peminjam tidak diberikan kepada lender, maka platform harus memberikan ganti rugi kepada lender,” kata Anggota Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers OJK, Kamis (3/8).

Hal itu tertuang dalam Pasal 8 POJK Nomor 6 tahun 2022 tentang Pelindungan Konsumen & Masyarakat Sektor Jasa Keuangan.

Ketahui lebih banyak mengenai ganti rugi untuk investor startup pinjol.

3. 26 Startup Pinjol Belum Penuhi Ekuitas Rp 2,5 Miliar

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat terdapat 26 startup pinjaman online atau pinjol yang belum memenuhi ketentuan ekuitas minimal Rp 2,5 miliar per Juni. Padahal kewajiban pemenuhan ekuitas minimum tersebut berlaku pada 4 Juli 2023.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan OJK atau POJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Penyelenggara teknologi finansial pembiayaan atau fintech lending wajib memiliki ekuitas paling sedikit:

  • Rp 2,5 miliar per 4 Juli 2023
  • Rp 7,5 miliar per 4 Juli 2024
  • Rp 12,5 miliar per 4 Juli 2025

POJK Nomor 10 Tahun 2022 itu diundangkan pada 4 Juli tahun lalu.

Seiring dengan berlakunya aturan tersebut, OJK berencana mencabut aturan moratorium atau penghentian sementara izin layanan fintech lending yang berlaku sejak 2020.

Simak penjelasan OJK mengenai ekuitas startup pinjol.

4. PLN Gaet Enam Startup, Incar Bisnis Baru

PLN bekerja sama dengan enam startup untuk menjajaki bisnis baru di luar kelistrikan. Perusahaan rintisan yang diajak bekerja sama bergerak di beragam bidang, termasuk tukang bangunan hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah perseroan untuk menciptakan ekosistem bisnis berkesinambungan lewat program Connext Powered by PLN.

Program Connext Powered by PLN merupakan kolaborasi PLN dan startup lewat kemitraan antara Impactto dan PLN Enjiniring. Ia mengatakan, perusahaan terus membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya pengembangan bisnis.

Simak enam startup yang diajak kerja sama PLN.

5. Daftar Negara Paling Rentan Dampak El Nino, Indonesia Termasuk?

Negara-negara di seluruh dunia sedang berjuang melawan gelombang panas dan banjir yang dipicu oleh El Nino. Organisasi Meteorologi Dunia menyatakan fenomena ini memiliki kemungkinan hingga 90% untuk bertahan di paruh kedua tahun 2023.

Dampak El Nino akan berdampak pada seluruh negara di dunia. Namun demikian, negara berkembang akan lebih rentan terhadap perubahan harga, serta produksi pangan dan energi. Pasalnya mereka seringkali memiliki penyangga fiskal lebih kecil yang membatasi kemampuan mereka untuk meredam dampaknya.

Berdasarkan indeks Standard Chartered Bank yang dikutip dari Reuters, India dan Mesir termasuk di antara ekonomi yang secara keseluruhan paling rentan terhadap dampak El Nino tahun ini. Hal itu mempertimbangkan bobot sektor primer, porsi makanan dalam keranjang inflasi, dan kemampuan negara untuk diimbangi melalui dukungan fiskal.

Ghana, Kenya, dan Filipina juga menempati urutan teratas dalam daftar. Sementara negara-negara seperti Afrika Selatan dan Cile termasuk yang paling tidak rentan - bersama dengan sebagian besar ekonomi pasar maju seperti Jerman atau Amerika Serikat.

Simak daftar lengkap negara yang paling rentan terhadap dampak El Nino.

 
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.