Berdasarkan estimasi Gapki, produksi CPO pada 2026 diperkirakan mencapai 53,73 juta ton. Angka tersebut diproyeksikan turun menjadi 51,73 juta ton pada 2027.
Produksi Sawit Indonesia dan Malaysia diprediksi turun 3% pada 2027 akibat El Nino dan kebijakan B50. Hal ini berpotensi mendongkrak harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global.
Dalam satu bulan terakhir, terdapat beberapa laporan yang menunjukkan terganggunya kegiatan di sektor energi baik pertambangan, distribusi BBM hingga turunnya pasokan listrik energi bersih.
Berdasarkan sumber Bloomberg, volume produksi IMIP yang terdampak kekeringan akibat El Nino bisa mencapai hampir sepertiganya atau sekitar 100 ribu ton NPI.
Perubahan iklim mengancam swasembada energi Indonesia dengan mengganggu transportasi batu bara lewat sungai, menyoroti perlunya definisi baru ketahanan energi.
Studi terbaru mengungkap jaringan kanal konsesi skala besar sebagai akar masalah Karhutla yang repetitif, bukan sekadar faktor cuaca atau kesalahan domestik.
Karhutla yang berulang adalah alarm serius kerusakan ekologis akibat tekanan aktivitas perusahaan di konsesi, diperparah oleh kemarau panjang dan fenomena El Niño.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dengan El Nino, memicu peningkatan drastis titik panas dan luas Karhutla yang telah menjangkau 202 ribu hektare lebih.
Analisis penyebab Karhutla di Kalimantan mengungkap kombinasi faktor El Niño dan ekspansi korporasi sawit, bukan dikotomi tunggal yang saling mengecualikan.