Top News: Posisi AHY di Bursa Cawapres Anies, Rencana Audit Dapen BUMN

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.
Bakal Calon Presiden Anies Baswedan (kanan) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) di Jakarta, Kamis (2/3/2023).
2/9/2023, 00.40 WIB

Keputusan bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan untuk memilih Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai pasangannya untuk Pemilu 2024, menciptakan polemik di antara koalisi partai pengusungnya.

Juru Bicara tim pemenangan Anies, Sudirman Said, merespons kabar mengenai pasangan duet Anies - Cak Imin. Sudirman yang masuk anggota tim 8 menjelaskan bagaimana Anies telah melalui proses panjang untuk memutuskan pilihannya.

Menurut Sudirman mekanisme penentuan cawapres untuk Anies telah disepakati dalam piagam kerjasama tiga partai yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Nasional Demokrat.

Penjelasan Sudirman mengenai proses penentuan cawapres Anies menjadi salah satu artikel terpopuler atau Top News Katadata.co.id. Simak juga bagaimana Partai Demokrat menarik dukungannya terhadap Anies, dan rasa syukur SBY dengan pilihan Anies.

Simak Top News Katadata.co.id:

1. Sudirman Said Jelaskan Posisi AHY dalam Bursa Bakal Cawapres Anies

Juru Bicara tim pemenangan Anies Baswedan Sudirman Said merespons kabar munculnya pasangan Anies - Muhaimin Iskandar untuk diusung pada pemilihan presiden 2024 mendatang. Sudirman yang juga merupakan anggota tim 8 itu mengatakan Anies telah melalui proses yang panjang untuk menetapkan calon wakil presiden.

Menurut Sudirman mekanisme penentuan cawapres untuk Anies telah disepakati dalam piagam kerjasama tiga partai yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Nasional Demokrat. Pada butir 3 piagam disebutkan bahwa Anies sebagai calon presiden diberikan tugas untuk memilih pasangan cawapres.

Sudirman menjelaskan, dalam posisi mencari figur cawapres itu Anies telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak. Anies juga telah mereview sejumlah kandidat yang muncul. Sudirman pun mengakui Anies sempat mempertimbangkan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres. Menurut dia, nama AHY sudah diputuskan dan disampaikan pada ketua umum masing-masing partai sejak Juni 2023.

Simak penjelasan lengkap Sudirman Said mengenai posisi AHY dalam bursa bakal cawapres Anies.

2. Demokrat Ungkap Riwayat Duet Anies-AHY hingga Kandas Disalip Muhaimin

Partai Demokrat menyatakan kekecewaan atas sikap Anies Baswedan yang dinilai telah memilih Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden. Anies disebut telah mengkhianati komitmen untuk menggandeng Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres di pemilihan presiden 2024.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan keputusan memilih Muhaimin merupakan kesepakatan sepihak yang disetujui Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh dengan Anies Baswedan.

Partai Demokrat menganggap langkah Surya Paloh dan Anies tersebut sebagai pengkhianatan terhadap piagam koalisi yang telah disepakati oleh Demokrat, Nasdem, dan Partai Keadilan Sejahtera dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Rentetan peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan Piagam Koalisi yang telah disepakati ketiga parpol," kata Teuku seperti dikutip, Jumat (1/9).

Ketahui lebih banyak mengenai riwayat duet Anies-AHY sampai akhirnya kandas.

3. Partai Demokrat Resmi Tak Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Partai Demokrat resmi mencabut dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai calon presiden atau capres dalam pemilihan presiden alias Pilpres 2024. Ini merupakan hasil dari rapat Majelis Tinggi Partai yang dilaksanakan di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat sore (1/9).

“Partai Demokrat mencabut dukungan Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2024,” kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Malarangeng usai rapat, Jumat sore (1/9).

Andi mengungkapkan, Partai Demokrat juga keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Koalisi ini diisi oleh Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Simak bagaimana Partai Demokrat resmi tak dukung Anies Baswedan.

4. Sebut Demokrat Ditelikung dari Belakang, SBY: Kami Diselamatkan Tuhan

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat untuk menentukan sikap ihwal dukungan terhadap Anies Baswedan di pemilihan presiden 2024. Rapat berlangsung di Kediaman SBY di Cikeas yang disiarkan secara daring.

Dalam pidatonya SBY mengatakan sangat memahami perasaan kader Demokrat di berbagai daerah yang diliputi emosi setelah Anies memilih Muhaimin menjadi cawapres. Ia meminta kader Demokrat bersikap lebih tenang dan mengambil langkah lanjutan ke depan.

“Saya minta mari tenangkan hati dan pikiran kita. Ini bukan kiamat. Ini bukan akhir dari perjuangan kita, bukan. Ini harus dimaknai sebagai ujian dan cobaan harus dihadapi dan diatasi,” ujar SBY seperti disiarkan melalui channel youtube Partai Demokrat, Jumat (1/9).

Ketahui bagaimana SBY merasa Partai Demokrat telah diselamatkan Tuhan.

5. BPKP: Belum Ada Permintaan Audit Empat Dana Pensiun BUMN Bermasalah

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyatakan, belum melakukan audit terhadap empat dana pensiun atau dapen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bermasalah.

Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara Sally Salamah mengatakan, hingga saat ini belum ada permintaan untuk mengaudit empat dapen pelat merah itu.

"Kami belum melakukan audit. Belum ada permintaan untuk audit di kedeputian kami. Jadi nanti kami cek lagi ke kepala BPKP persuratannya," kata Sally saat ditemui Katadata.co.id di Jakarta, dikutip Jumat (1/9).

Namun Sally membenarkan dan mengetahui rencana BUMN yang ingin melakukan audit dapen pelat merah. Seiring dengan pernyataan ini, Katadata.co.id telah mencoba menghubungi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo untuk konfirmasi. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban resmi terkait pernyataan BPKP.

Di sisi lain, Menteri BUMN Erick Thohir justru menyebut masih menunggu laporan audit dapen yang masih diproses BPKP dan akan rampung pada minggu ketiga September ini.

Ketahui lebih banyak mengenai audit empat dana pensiun BUMN bermasalah.

 
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.