Partai Gelora Resmi Dukung Prabowo, Cari Sekutu di Pilpres 2024

Antara
Sekretaris Jenderal partai Gelora Indonesia bertemu dengan Sekjen Partai Gerindra
Penulis: Ira Guslina Sufa
2/9/2023, 12.25 WIB

Partai Gelora Indonesia resmi mendukung Prabowo Subianto maju sebagai bakal calon presiden untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dukungan dibacakan Ketua Umum Partai Gelora Muhammad Anis Matta pada forum Deklarasi Partai Gelora Indonesia Mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI 2024–2029 di Jakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9).

“Saya ingin menyebut Pak Prabowo sebagai man of the moment yang membuat kami di Partai Gelora dan partai-partai di koalisi mendukung beliau," kata Anis Matta. 

Anis mengatakan Partai Gelora lahir di tengah-tengah krisis dan lahir dengan satu mimpi menjadi solusi dari krisis itu. Untuk itu, partainya mencari sekutu untuk bisa berjuang di Pilpres. 

"Deklarasi ini merupakan perjodohan Partai Gelora dan Pak Prabowo dan teman-teman koalisi lainnya untuk mengantarkan Indonesia menavigasi Indonesia melalui krisis yang rumit,” kata Anis Matta. 

Anis Matta menyampaikan dukungan Partai Gelora terhadap Prabowo merupakan awal untuk kerja sama lebih kuat ke depannya. Ia berharap Prabowo bisa menjadi sekutu yang bisa diandalkan dan memberi dampak untuk Gelora. 

Dalam pidato politiknya itu, Anis Matta yang pernah menjadi Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera ini turut menyinggung hengkangnya PKB dari Koalisi Indonesia Maju yang mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden. Namun Anis tidak memberi tanggapan secara langsung atas peristiwa itu.  

“Hari ini kami menyaksikan peristiwa ada yang datang, ada yang pergi dalam koalisi. Tetapi, saya ingin mengatakan kepada Pak Prabowo dan teman-teman partai koalisi lainnya mudah-mudahan yang baru saja datang ini adalah sekutu yang bisa dipercaya,” kata Anis Matta.

Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, saat ini didukung oleh Gerindra, Partai Amanat Nasional, Golkar, Partai Bulan Bintang, dan Partai Gelora Indonesia. Partai-partai itu tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.

PKB yang sebelumnya tergabung dalam koalisi itu pada Jumat (1/9) memutuskan hengkang dan menerima kerja sama dengan Nasional Demokrat bergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Dalam kerja sama itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga diyakini bakal menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan.

Reporter: Andi M. Arief