Top News: Palestina dan Israel Saling Serang, Alasan Harga Beras Naik
Konflik antara Palestina dan Israel meningkat di jalur Gaza dalam dua hari terakhir. Israel melancarkan serangan udara ke beberapa lokasi, sementara pasukan Hamas melontarkan roket ke wilayah pendudukan Israel.
Akibat intensitas serangan yang meningkat, berdasarkan laporan CNN, sedikitnya 532 orang meninggal dari kedua belah pihak. Sementara Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan sebanyak 232 warga tewas dan lebih dari 1.600 orang terluka di kawasan jalur Gaza.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania, menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam konflik bersenjata antara Palestina dan Israel pada Sabtu (8/10).
Pecahnya konflik bersenjata di Gaza menjadi artikel terpopuler atau Top News Katadata.co.id. Selain soal konflik Palestina dan Israel, simak juga mengenai gejolak harga beras, serta rencana kereta cepat Jakarta - Surabaya.
Berikut Top News Katadata.co.id:
1. Konflik Palestina - Israel, 532 Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata
Eskalasi konflik antara Palestina dan Israel meningkat dalam dua hari terakhir. Berdasarkan laporan CNN sebanyak 532 orang meninggal akibat serangan bersenjata dari kedua belah pihak.
Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan sebanyak 232 warga tewas dan lebih dari 1.600 orang terluka setelah Israel melancarkan serangan udara ke wilayah tersebut.
Sementara itu, pasukan Hamas mengklaim telah menangkap puluhan warga Israel, termasuk tentara.
Militer Israel meluncurkan serangan ke Jalur Gaza sebagai balasan terhadap rentetan tembakan roket kelompok perlawanan Palestina terhadap Israel, Hamas, dari Jalur Gaza ke wilayah Israel pada Sabtu pagi waktu setempat.
Berdasarkan laporan media lokal Palestina, WAFA, serangan roket Israel telah menghancurkan sebuah lokasi di kawasan Ansar sebelah barat kota Gaza, dan merusak bangunan tempat tinggal di sekitarnya.
Pesawat tempur Israel juga menargetkan personel medis di Gaza dan sebuah ambulans di Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis. Pasukan Israel juga menyerang Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia di Gaza utara.
Simak lebih banyak soal konflik Palestina - Israel.
2. Saham BNI Ramai Diborong Asing usai Stock Split, BRI Terbanyak Dijual
Laju Indeks Harga Saham Gabungan selama sepekan ini pada periode 2 sampai dengan 6 Oktober 2023 mengalami penurunan 0,74% ke level 6.888 dibanding pekan sebelumnya 6.939.
Data perdagangan menunjukkan, terjadi peningkatan 2,55% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa selama sepekan menjadi 1.235.080 kali transaksi dari 1.204.385 kali transaksi pada penutupan pekan yang lalu.
"Kapitalisasi pasar bursa pekan ini mengalami perubahan 0,32% menjadi sebesar Rp 10.255 triliun dari Rp 10.288 triliun pada pekan sebelumnya," kata Pj. S Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (7/10).
Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI yaitu sebesar 26,10% menjadi 18,12 miliar lembar saham dari 24,52 miliar lembar saham pada sepekan yang lalu.
3. Jokowi: Harga Beras di Singapura dan Brunei Lebih Mahal dari Indonesia
Harga beras terus merangkak naik hingga mencapai di atas Rp 13.000 per kg untuk jenis beras medium. Presiden Joko Widodo mengatakan, kenaikan harga beras terjadi di banyak negara akibat krisis pangan. Harga beras di sejumlah negara tetangga Indonesia bahkan jauh lebih mahal dibandingkan di Indonesia.
“Misalnya di Singapura rata-rata harganya Rp 21.600 per kg, di Brunei harganya sudah mencapai rata-rata Rp 37.000 per kg, di tetangga dekat kita di Timor Leste harganya Rp 20.000 ribu. Harga beras kita masih Rp 10.800-Rp 13.000 per kg, tetapi memang harganya naik. Di globalnya memang seperti itu,” kata Jokowi ketika menyampaikan arahan dalam Konsolidasi Nasional Jaringan Relawan Alap-Alap Jokowi di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (7/10).
Jokowi menjelaskan, kenaikan harga beras tak hanya dipengaruhi oleh krisis pangan global karena pengaruh iklim. Harga pangan yang naik juga dipicu kebijakan 22 negara produsen beras, termasuk India, yang menghentikan ekspornya.
Ketahui lebih banyak mengenai harga beras.
4. Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Sudah Masuk Perencanaan Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan Kereta Cepat rute Jakarta-Surabaya sudah masuk cetak biru perencanaan Kementerian Perhubungan.
Budi Karya mengatakan, sebelum rencana Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, pihaknya telah diperintahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat cetak biru rancangan proyek tersebut.
"Kami diperintahkan untuk membuat blue print dari Bandung sampai ke Surabaya. Tentu apa yang kami buat adalah satu konsep yang meneruskan apa yang sudah kami letakkan pada dasar transformasi dari kereta cepat," kata Budi saat kegiatan di Surabaya, seperti dikutip Antara pada Minggu (8/10).
Ia mengklaim pemerintah telah membuktikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa terealisasi. Untuk itu, pihaknya membuat rancangan dengan variabel-variabel tertentu yang membuat kereta api lebih efisien ke depannya.
5. Asing Tinggalkan Pasar Keuangan Pekan Ini, Dana Keluar Capai Rp 2,92 T
Selama pekan pertama Oktober investor asing tercatat lebih banyak keluar dari pasar keuangan Indonesia. Berdasarkan data transaksi yang dirilis Bank Indonesia, selama 2-5 Oktober 2023 investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 2,92 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia mengatakan selama sepekan terakhir sebenarnya juga tercatat dana asing yang masuk di pasar saham dan pasar SBN. Namun aksi pasar lebih didominasi dengan penjualan surat berharga negara atau SBN.
“(aksi jual) terdiri dari jual neto Rp 2,92 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp 0,02 triliun di pasar saham dan beli neto Rp0,40 triliun di SRBI,” ujar Erwin seperti dikutip Minggu (8/10).