Gerindra Beri Sinyal Lebih dari Dua Parpol Gabung Dukung RK di Pilgub Jakarta
Partai Gerindra mengatakan sejumlah partai politik (parpol) akan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung Ridwan Kamil dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta. Masuknya parpol di luar koalisi itu sekaligus mewujudkan pembentukan KIM Plus.
Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan dalam waktu dekat ada lebih dari dua parpol yang akan bergabung ke KIM Plus. Partai tersebut terdiri dari parpol anggota parlemen dan non parlemen.
"Partai baru gabung lebih dari dua malah, kami akan umumkan tanggal 19," kata Dasco di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (14/8).
Saat ini, KIM terdiri dari empat partai parlemen yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PAN. Pada momen tersebut, Dasco juga meyakini kontestasi Pemilihan Gubernur Jakarta tahun ini tidak hanya diikuti oleh satu poros tunggal.
KIM saat ini sudah sepakat untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur Jakarta, yang digadang-gadang akan diberpasangan dengan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suswono.
"Dinamikanya juga akan kelihatan nanti antara tanggal 18-19. Apakah itu nanti kotak kosong, tapi saya yakin tidak lawan kotak kosong," ujar Dasco.
Hal serupa juga dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani. Dia mengatakan Pilkada Jakarta tahun ini akan diwarnai oleh beberapa pasangan calon.
"Perkiraan saya tidak sampai calon tunggal, tidak kotak kosong. Ada pilihan bagi orang Jakarta untuk memilih calon pemimpinnya," kata Muzani dalam kesempatan yang sama.
Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jakarta Khoirudin mengancam akan menarik dukungan kepada Anies Baswedan.. Dia mengatakan telah memberikan batas waktu kepada Anies untuk mencari rekan koalisi pada Pilgub Jakarta 2024.
Jika tak kunjung ada rekan koalisi, bukan saja Anies tapi PKS juga bisa terancam gagal berlayar, padahal PKS pemenang Pileg di Jakarta menguasai 18 kursi DPRD. Hanya butuh 4 kursi lagi untuk bisa mengusung calonnya sendiri.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan partainya masih mempertimbangkan bergabung ke KIM Plus untuk pengusungan calon dalam Pilgub Jakarta 2024.
Menurutnya, pertimbangan itu terkait kebersamaan dan kolaborasi antara para partai politik demi kebaikan Jakarta."Indonesia membutuhkan kolaborasi, termasuk di Jakarta. Dan PKB selalu mengedepankan kebersamaan," kata Jazilul di Kompleks Parlemen Jakarta, dikutip dari Antara pada Jumat (2/8).