Makan Bergizi Gratis Tetap Ada Saat Ramadan: Menu Bisa Berbeda, Dibawa Pulang

makan bergizi gratis, ramadan, puasa
ANTARA FOTO/Aditya Nugroho/mrh/nym.
Seorang guru memantau muridnya yang akan menyantap makanan saat program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 010 Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (18/2/2025).
26/2/2025, 12.44 WIB

Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan pada bulan Ramadan. Bedanya, siswa bisa membawa makanan mereka pulang ke rumah.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan mekanisme MBG akan diubah pada bulan Ramadan. Bagi siswa yang berpuasa, makanan bisa dikonsumsi untuk berbuka. Sedangkan, bagi yang tak berpuasa, makanan bisa dimakan di rumah.

"Mekanismenya berbeda dari hari biasa, kita akan berikan makan bergizi itu untuk dibawa pulang," kata Dadan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2) dikutip dari Antara.

Dadan menjamin komposisi gizi makanan untuk siswa akan terjaga meski diberikan pada bulan Ramadan. Makanan tetap akan dirancang agar tahan lama dan tak mudah basi.

"Sumber komposisi gizinya tetap, di situ ada protein, karbohidrat, dan ada serat," katanya.

Sebelumnya, Dadan mengatakan pihaknya akan menyesuaikan komposisi menu makan gratis kepada siswa dengan makanan yang tahan lama dan awet sampai waktu buka puasa.

"Contohnya telur rebus, susu, kurma, kue kering fortifikasi dan lain-lain," kata Dadan lewat pesan singkat WhatsApp pada Jumat (21/2).

Dadan mengatakan, paket makanan gratis itu akan dikemas sehingga dapat dibawa pulang siswa untuk dimakan saat waktu buka puasa. Kebijakan ini akan berlaku menyeluruh kepada seluruh siswa sekolah, termasuk para murid non muslim. "Dimakan di rumah bagi yang tidak puasa," ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara, Muhamad Fajar Riyandanu