Pegawai Badan Urusan Program Makan Bergizi Gratis Belum Terima Gaji

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/bar
Siswa menunjukkan hidangan makan bergizi gratis di SDN Cipayung 1, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5/2025).
6/5/2025, 13.27 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan seluruh pegawai struktural belum menerima gaji hingga saat ini. BGN merupakan lembaga yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG) andalan Presiden Prabowo Subianto. 

“Seluruh struktural badan gizi sampai sekarang belum menerima gaji, jadi ini mengapa penyerapannya di bidang pegawai masih rendah,” kata Dadan saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR, pada Selasa (6/5).

Badan Gizi Nasional mendapatkan pagu anggaran 2025 sebesar Rp 71 triliun dengan penyerapan anggaran saat ini adalah Rp 2,386 triliun atau baru sekitar 3,36 persen.

Adapun pagu belanja pegawai BGN sebesar Rp 3,525 triliun. Dari total dana itu, penyerapan anggaran untuk pegawai baru mencapai Rp 386 juta atau 0,01 persen dari pagu. “Baru kami keluarkan untuk sarjana penggerak pembangunan, ahli gizi, dan akuntan,” kata Dadan.

Dadan memperkirakan pegawai BGN akan segera menerima gaji. “Sehingga nanti pencairan pegawai akan lebih cepat setelah bulan depan,” ujar dia.

Pada kesempatan itu, Dadan mengatakan BGN membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp 50 triliun agar program Makan Bergizi Gratis dapat mencapai target bagi 82,7 juta jiwa hingga Desember 2025.

Saat ini pemerintah menganggarkan program MBG 2025 sebesar Rp 71 triliun. Namun, dana tersebut diperkirakan habis terpakai sekitar Oktober-November 2025. Hingga Desember 2025, kebutuhan anggaran mencapai Rp 116 triliun.

"Jadi MBG ini jika mengikuti mekanisme yang sudah kami rencanakan akan membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 116,6 triliun untuk memberikan pelayanan kepada 82,9 juta," kata Dadan. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.