Trump Belum Putuskan Ikut Serang Iran: Tunggu 2 Pekan

REUTERS/Brian Snyder
Presiden AS Donald Trump mendengarkan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani (tidak terlihat) berpidato dalam jamuan makan malam kenegaraan di Istana Lusail di Lusail, Qatar, 14 Mei 2025.
20/6/2025, 11.46 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum memutuskan apakah AS akan ikut Israel menyerang Iran atau tidak. Keputusan soal intervensi Negeri Abang Sam baru akan diputuskan dalam beberapa pekan.

"Saya akan membuat keputusan apakah akan pergi (serang Iran) atau tidak dalam dua minggu ke depan," bunyi pernyataan Trump yang dibacakan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Kamis (19/6) dikutip dari BBC.

Trump mengatakan keputusannya untuk menyeret AS dalam perang masih tergantung hasil negosiasinya dengan Iran.

Trump sejak beberapa hari lalu belum menunjukkan kepastian sikap dalam menghadapi perang Iran dengan Israel. Namun, berdasarkan keterangan sejumlah sumber, Trump akan menunda serangan jika Iran setuju menghentikan program nuklir.

"Saya mungkin melakukannya, saya mungkin tidak melakukannya," kata Trump pada Rabu (18/6).

Spekulasi mengenai rencana Trump menyerang Iran terus meningkat. Ini setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menolak permintaan Trump untuk menyerah.

Pemerintahan AS bersikukuh yakin Iran semakin dekat untuk membangun senjata nuklir. Trump bahkan mengabaikan penilaian Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard yang menyatakan Negeri Para Mullah itu tak berencana membangun senjata nuklir.

AS dikabarkan tengah mempertimbangkan serangan terhadap situs nuklir Fordo yang tersembunyi di lereng gunung. Meski demikian, Iran mengatakan Fordo hanya digunakan untuk tujuan sipil.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.