Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menekankan proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan timur tetap berjalan sesuai rencana. Ia menepis tudingan pembangunan IKN terhambat saat ini.

Prasetyo menjelaskan Presiden Prabowo Subianto telah memasang target Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, agar dapat menyelesaikan pembangunan kantor lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif dalam tiga tahun ke depan.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan kesiapan fungsi infrastruktur eksekutif, legislatif, dan yudikatif merupakan syarat yang dibutuhkan agar pemindahan ibu kota bisa terlaksana.

"Bapak Basuki diberi target tiga tahun ke depan harus menyelesaikan seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat kita berpindah," kata Prasetyo kepada wartawan seusai forum Sidang Tahunan MPR di Gedung Parlemen Senayan Jakarta pada Jumat (15/8).

Prasetyo menyatakan progres pembangunan IKN berjalan sesuai perencanaan. "Jadi tidak ada masalah dengan IKN. Lanjut terus," ujarnya.

Pemindahan Ibu Kota Negara ke IKN Nusantara diresmikan pada pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo. Proses pemindahan pun telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat dan akan dilakukan secara bertahap. 

Pemindahan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Namun rencana ini menuai pro dan kontra seiring dengan belum selesainya pembangunan. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu