Cerita Penumpang KRL: Terjebak di Stasiun Hampir 1 Jam Imbas Gempa Bekasi
Gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Bekasi, Jawa Barat, dan sekitarnya hingga terasa di Jakarta, Rabu malam (20/8) pukul 19.54 WIB.
Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 6,48 LS dan 107,24 BT, atau sekitar 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, dengan kedalaman 10 kilometer.
Pasca-gempa, KAI Commuter menghentikan sementara perjalanan Commuter Line ke arah Bekasi untuk pengecekan jalur secara menyeluruh.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan Anda. Kami imbau tetap mengikuti arahan dari petugas," tulis KAI Commuter dalam akun resmi X, pada Rabu (20/8).
Penumpang pun merasakan dampak penghentian kereta. Padjar, seorang pegawai swasta dari Blok M, menceritakan bahwa kereta ke arah Bekasi tertahan di Tanah Abang hampir satu jam.
Padjar sendiri ingin berangkat dari Stasiun Sudirman dan hendak menuju Stasiun Manggarai untuk transit ke arah Bogor.
“Tapi kereta sudah mulai jalan lagi ke arah Bekasi. Efeknya, penumpang sempat menumpuk dan sekarang mulai kembali sepi,” ujarnya.
Situasi serupa terjadi pada Jeremy Gemarista (41) yang berada di kereta dari Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Rawa Buntu. Dia mengaku sempat panik saat gempa terjadi.
“Tadi sudah masuk kereta, lalu ada guncangan. Keretanya tidak bisa berangkat. Kami menunggu sekitar 20 menit sebelum akhirnya berangkat,” kata Jeremy.