Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Diketuai Komjen Chryshnanda

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan paparannya usai penandatanganan dokumen naskah Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (23/6/2025).
22/9/2025, 11.24 WIB

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mereformasi kepolisian. Pembentukan tim dilakukan usai Listyo meneken surat perintah terkait pembentukan tim reformasi Polri.

Pembentukan tim ini tertuang dalam surat perintah bernomor Sprin/2749 /IX/TUK.2.1./2025. Listyo menunjuk Kepala Lemdiklat Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana untuk memimpin tim tersebut. 

Kemudian, Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak ditunjuk menjadi Wakil Ketua I, dan Karobindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Susilo Teguh Raharjo diangkat sebagai Wakil Ketua II.

Secara total, tim ini tterdiri dari 52 anggota. Listyo sendiri mengisi posisi pelindung tim, kemudian Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo sebagai penasihat. 

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pembentukan tim ini untuk menjawab desakan masyarakat yang mengharapkan perubahan. 

"Tujuan akselerasi transformasi Polri sesuai dengan harapan masyarakat," kata Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (22/9). 

Dalam pelaksanaannya, tim bentukan Kapolri ini juga akan bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholder terkait untuk melakukan transformasi Polri. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik mantan Wakapolri Komjen (Purn) Pol Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan dan ketertiban masyarakat dan reformasi kepolisian pada Rabu (17/9).

Dofiri dilantik bersama dengan 10 pejabat baru hasil perombakan (reshuffle) jilid ke-3 Kabinet Merah Putih. Prabowo sebelumnya menyetujui pembentukan Komisi Reformasi Kepolisian sebagai langkah untuk memenuhi salah satu tuntutan 17+8 yang dirumuskan oleh aktivis pro-demokrasi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman