Antrean Membludak di Open House Istana, Warga Berdesakan dan Beberapa Pingsan
Acara open house atau halal bihalal Idul Fitri 1447 H di Istana Kepresidenan Jakarta berlangsung ricuh. Berdasarkan pantauan Katadata, hingga tengah hari, warga yang antre sejak pagi belum bisa masuk ke area Istana dan beberapa sampai pingsan.
Saat mulai dipersilakan masuk, aksi saling dorong tak terhindarkan hingga tiang petunjuk bertuliskan "Pintu Masuk Kemensetneg" miring. Masyarakat umum memang diarahkan untuk antre di depan Kementerian Sekretariat Negara. Petugas sampai memanjat gerbang Kemensetneg untuk meminta warga mundur.
Banyak warga yang datang bersama keluarga sehingga terdapat anak-anak dan lansia dalam antrean. Selain itu, banyak penyandang disabilitas. Mereka bertahan dengan perlengkapan seadanya seperti payung dan kipas tangan.
Salah seorang warga yang ikut mengantremengaku sudah datang sejak Pukul 04.00 pagi. Menurut dia, antrean kian panjang menjelang tengah hari. “Ini datang dari Kemayoran, sengaja antre dari subuh biar bisa masuk. Kirain jam sembilan ternyata sampe jam segini belum masuk juga,” ujarnya.
Sambil menggendong anaknya, dia mengatakan memang sengaja datang ke Istana untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Istana Kepresidenan menggelar open house yang terbuka untuk masyarakat umum. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan open house digelar Pukul 13.00-14.00 WIB.
Open house kali ini digelar lebih siang karena Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Id di Aceh Tamiang, Aceh.
Beberapa ambulans tampak berjajar di depan Kemensertneg, untuk mengantisipasi kondisi darurat. Petugas juga terlihat berjaga untuk mengamankan area serta mengatur arus lalu lintas yang terdampak membludaknya pengunjung.
Panitia menyiapkan tenda di area luar Istana sebagai tempat berteduh sebelum warga diperbolehkan masuk secara bergiliran. merencanakan 5.000 orang bisa hadir secara bergiliran.
Pantauan Katadata, warga yang sudah berhasil masuk, pulang dengan membawa bingkisan berisi sembako dan amplop berisi beberapa lembar uang tunai seratus ribuan. Di dalam area Istana, panitia open house juga dikabarkan menyediakan panganan khas Lebaran.