Kapal Perang USS Miguel Keith Melintas Selat Malaka, Ini Penjelasan TNI AL
Kapal perang milik Amerika Serikat (AS), USS Miguel Keith, terdeteksi melintasi Selat Malaka. Melansir laporan berkala MarineTraffic pada Senin (20/4) siang, kapal pengangkut muatan berat itu berlayar di bawah bendera AS dan terakhir terpantau berada di Selat Malaka sekitar 20 jam lalu.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI, Tunggul, membenarkan adanya kapal asing yang melintas di Selat Malaka. Ia mengatakan kapal tersebut memiliki hak melintas di perairan Selat Malaka yang digunakan pelayaran internasional.
“Pelayaran semata-mata untuk tujuan transit yang terus menerus, langsung dan secepat mungkin antara satu bagian laut lepas atau ZEE dan bagian laut lepas atau ZEE lainnya, hal tersebut berdasarkan Pasal 37,38, dan 39 pada UNCLOS 1982,” kata Tunggul dalam keterangan tertulis kepada wartawan, dikutip Senin (20/4).
Tunggul menjelaskan Indonesia telah meratifikasi UNCLOS 1982 melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut.
Ia mengatakan seluruh kapal yang melaksanakan hak lintas transit di Selat Malaka sebagai jalur pelayaran internasional wajib menghormati Indonesia sebagai negara pantai.
“Selama kapal asing tersebut lintas transit juga tidak boleh melanggar ketentuan sesuai dengan COLREG 1972 tentang pencegahan tubrukan di laut dan MARPOL tentang pencegahan pencemaran berasal dari kapal,” ujarnya.
MarineTraffic mencatat USS Miguel Keith bertolak dari Pelabuhan Sasebo. Pelabuhan tersebut terletak di pesisir Jepang di kawasan Laut Cina Timur.
Kapal dilengkapi transponder perangkat pelacakan otomatis atau automatic identification system (AIS) kelas A dan dikategorikan sebagai kapal kargo dengan tipe khusus pengangkut muatan berat.
Data AIS terbaru menunjukkan kapal Miguel Keith sedang berlayar menggunakan mesin dengan posisi kapal terakhir yang diterima sekitar 20 jam 37 menit lalu dengan kecepatan 15,8 knot dan haluan 272 derajat.
Informasi dari Angkatan Laut AS mencatat kapal ini memiliki panjang sekitar 785 kaki, lebar 164 kaki, dan draf navigasi sekitar 39 kaki. Angkatan Laut AS menamai kapal ini untuk menghormati Miguel Keith, veteran Perang Vietnam dari Korps Marinir AS yang menerima Medal of Honor.
Perusahaan General Dynamics NASSCO membangun kapal tersebut di San Diego dan menyerahkannya kepada Angkatan Laut pada 15 November 2019.
Kapal ini dilengkapi dengan hanggar dan dek penerbangan yang memiliki empat titik operasi untuk pendaratan helikopter sekelas Bell Boeing MV-22 Osprey dan Sikorsky MH-53E Sea Dragon. Selain itu, kapal menyediakan fasilitas akomodasi, ruang kerja, serta penyimpanan persenjataan bagi pasukan yang bertugas di atasnya.