Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperluas ke 4 Sektor, Libatkan 13 Kapal

ANTARA FOTO/HO/Dispenal/MRH/nym.
Prajurit TNI AL awak KRI Lepu-861 melakukan pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026).
11/9/2026, 11.50 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau ke empat sektor. Basarnas juga mengerahkan 13 kapal untuk memperkuat pencarian. 
 
13 kapal yang diterjunkan hari ini adalah KRI Kerambit 627, KRI Leuser 924, KRI Lepu, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, dan TB Gunung Santri.
 
KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang akan melakukan pencarian di sektor A yang relatif luas, mencapai 1.026 nautical mile dan berada di laut lepas.
 
"Posisinya di laut lepas, kurang lebih di Tanjung Belimbing, Lampung," kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9) dikutip dari Antara.
 
KRI Lauser dan KAL Anyer akan melakukan pencarian di sektor B. Luasnya 1.020 nautical mile dan berada di barat Pulau Lampung. 
 
KN SAR Basudewa dan sebuah Rigid Inflatable Boat (RIB) akan menelusuri Sektor C dengan luas 585 nautical mile. Posisi pencarian berada di utara Tanjung Belimbing. 
 
Terakhir, KAL Hayabusa akan melakukan pencarian di Sektor D dengan wilayah seluas 582 nautical mile. Posisi pencarian berada di utara sektor C sampai Tanjung Panaitan.
 
"Ada beberapa sektor yang kami tambahkan, di luar empat sektor tadi," kata Al Amrad.
 
Tim SAR juga akan melakukan pencarian lagi di pulau sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Panjang dan Pulau Sertung. "Satu RIB dari Lampung, RIB 02, (juga) akan mengelilingi pencarian di sekitar Pulau Sebesi," katanya.
 
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.