Luhut Lobi Singapura Kembalikan Pengelolaan Ruang Udara RI

Arief Kamaludin|KATADATA
23/9/2017, 12.00 WIB

Dia mengaku akan mengkoordinasikan Kementerian Perhubungan, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Pen-erbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia, hingga TNI Angkatan Udara (AU). Koordinasi ini bertujuan untuk mensinkronkan hal-hal terkait pengambilalihan ruang udara ini dari Singapura.

Luhut mengatakan pada tanggal 23 Oktober mendatang dirinya akan menerima laporan dari kelompok kerja di tataran bawah tersebut. "Saya hanya akan mengkoordinasikan," ujarnya.

Adapun mengenai kebutuhan dana, Luhut menjelaskan anggaran yang diperlukan untuk pemgembangan teknologi dan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan ruang udara blok ABC bisa mencapai Rp 15 triliun. Namun, dia tidak menjelaskan dari mana saja sumber pendanaannya selain anggaran negara.

Kebutuhan ini tidak sekaligus dikeluarkan, melainkan akan dibagi menjadi beberapa tahun. "Yang penting dalam 2020 teknologinya harus kami capai," katanya.

(Baca: SKK Migas Alihkan Navigasi Bandara Khusus Migas ke Airnav)

Halaman: