Bidik Talenta Muda, Bukalapak Buka Kantor Riset Kedua di Surabaya

Katadata/Desy Setyowati
Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky dalam konferensi pers ulang tahun ke-9 Bukalapak di Jakarta, Kamis (10/1).
20/3/2019, 11.29 WIB

Layanan e-commerce Bukalapak melakukan ekspansi dengan meresmikan kantor riset keduanya di Surabaya. Dengan kantor Research and Development (R&D) tersebut, Bukalapak ingin memperluas risetnya serta merealisasikan potensi digital masyarakat Surabaya.

CEO dan Founder Bukalapak Achmad Zaky mengatakan Surabaya memiliki potensi talenta yang sangat besar untuk menjadi kota “Pahlawan Digital”. “Saya harap Bukalapak Research & Development ini bisa menjadi wadah bagi arek-arek Suroboyo berkarya dan berinovasi untuk bertumbuh menghadapi kompetisi teknologi global,” kata Achmad melalui siaran resminya, Selasa (19/3).

(Baca: Bukalapak Bantah Peretasan, Sarankan 2 Langkah Pengaman Tambahan)

Karena itulah, di Bukalapak memiliki banyak lulusan dari universitas-universitas Jawa Timur, di mana 52 % dari mereka berasal dari bidang teknologi dan informasi (TI). Zaky berkomitmen untuk terus merealisasikan potensi bidang teknologi dan ekonomi di Indonesia dengan menciptakan ekosistem industri digital secara menyeluruh melalui kualitas sumber daya manusia yang mengedepankan riset.

Nantinya, terdapat beragam bidang yang menjadi fokus di kantor riset Bukalapak di Surabaya, seperti di bidang produk, engineering, data, dan riset. Selain itu untuk pengembangan Internet of Things IoT dan artificial inteligence (AI).

Lewat pengembangan riset di bidang tersebut, Bukalapak juga ingin mendukung program e-government yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Beberapa inovasi kolaborasi Bukalapak dengan pemerintah setempat seperti portal layanan publik online terintegrasi ‘BukaJatim’ dan Program Kampung Pemasaran Online Blitar.

(Baca juga: Presiden Jokowi Minta Hentikan Ajakan #UninstallBukalapak)

Peresmian kantor riset di Surabaya turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kantor ini berlokasi di salah satu gedung ikonik Surabaya, yakni Gedung Graha Pena. Gedung yang memiliki luas 2.379 meter persegi tersebut dapat mengakomodir lebih dari 250 karyawan.

Tak hanya untuk riset, kantor ini nantinya juga akan digunakan sebagai wadah dan sarana untuk berbagi ilmu dengan komunitas sekitar guna menciptakan ekosistem digital yang maju dan berkelas global. Sebelumnya, kantor riset Bukalapak yang pertama telah hadir di Bandung pada akhir tahun lalu.