Microsoft Investasi di Bukalapak, Nilainya Dikabarkan Rp 1,46 Triliun

ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR
Ilustrasi, karyawan menunjukkan fitur pembelian tiket Kereta Api (KA) Bandara pada aplikasi Bukalapak dengan menggunakan gawai saat perjalanan dari Stasiun BNI City menuju ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Rabu (28/8/2019).
Penulis: Desy Setyowati
3/11/2020, 16.19 WIB

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Microsoft akan melakukan investasi strategis di startup e-commerce, Bukalapak. Sumber Bloomberg mengatakan, raksasa teknologi ini berinvestasi US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,46 triliun. 

Dengan kolaborasi tersebut, unicorn nasional itu juga bakal mengadopsi layanan komputasi awan (cloud) Microsoft Azure. “Kemitraan ini menandakan kolaborasi yang mendalam dengan Microsoft dalam serangkaian proyek teknologi yang akan mengubah solusi perdagangan berbasis teknologi serta solusi dan operasi di  Indonesia,” kata CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dikutip dari siaran pers, Selasa (3/11).

Melalui kerja sama itu, Bukalapak dan Microsoft akan berkolaborasi untuk tiga inisiatif. Pertama, membangun infrastruktur yang tangguh, salah satunya cloud dari Microsoft Azure.

Kedua, menjembatani kesenjangan digital. Terakhir, memberikan pelatihan keterampilan digital untuk karyawan Bukalapak dan para pelapak.

Bukalapak optimistis, teknologi tersebut akan mendukung perusahaan melayani masing-masing enam juta mitra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) online dan warung, serta 100 juta pelanggan.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee menilai, Bukalapak memiliki dampak nyata jangka panjang bagi masyarakat Indonesia. “Pola pikir inovasi mereka di pasar yang berubah cepat akan menciptakan peluang baru bagi pelapak, bisnis, dan konsumen,” katanya.

Halaman: