Promosi Berkurang, Riset: Pendapatan Mitra GoFood Gojek Naik 5%

gojek
Gojek mendistribusikan paket makan gratis kepada mitra pengemudi lewat belasan ribu merchant GoFood.
Penulis: Lenny Septiani
20/6/2023, 17.57 WIB

GoTo Gojek Tokopedia mengurangi biaya insentif tahun lalu. Meski begitu, riset LPEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menunjukkan pendapatan mitra GoFood Gojek dan GoTo Financial naik 5% secara tahunan atau year on year (yoy) tahun lalu.

Riset bertajuk ‘Dampak Integrasi GoTo Terhadap Mitra di Ekosistem’ itu berdasarkan survei terhadap 2.556 mitra usaha GoFood Gojek dan GoTo Financial, termasuk pengguna GoPay dan Moka.

“Rata-rata penghasilan mereka naik 5% dari Rp 4,8 juta pada 2021 menjadi Rp 5 juta tahun lalu,” kata Peneliti LPEM dan Asisten Profesor di FEB UI Prani Sastiono dalam Konferensi Pers: Riset LPEM FEB UI dan GoTo di Tokopedia Tower, Selasa (20/6).

Penggunaan layanan keuangan seperti dompet digital, mobile banking, dan tabungan juga meningkat dari 88% pada 2021 menjadi 91% tahun lalu. "Ini menandakan inklusi keuangan yang semakin baik di antara para mitra usaha," ujar dia.

Ia pun memerinci inklusi keuangan 3.615 mitra usaha GoTo selama tahun lalu, yakni:

  • 60,69% menggunakan mobile banking
  • 54,25% menggunakan tabungan di bank
  • 48,93% menggunakan dompet digital

Mitra usaha GoFood Gojek dan GoTo Financial tetap mencatatkan peningkatan pendapatan, meski perusahaan mengurangi promosi kepada pengguna.

Induk usaha yakni GoTo Gojek Tokopedia mengurangi anggaran insentif dan pemasaran 34% yoy menjadi Rp 2,8 triliun pada kuartal IV 2022. Lalu mengurangi lagi biaya ‘bakar uang’ 29% menjadi Rp 2,65 triliun pada kuartal I 2023.

Perusahaan berencana mengurangi ‘bakar uang’ 60% - 65% sepanjang tahun ini. Ini bertujuan menggenjot profit.

Reporter: Lenny Septiani