Sejarawan Israel Yuval Noah: AI dan TikTok Pegang Kekuasaan, Gantikan Jurnalis
Kecerdasan buatan atau AI kini menentukan isu atau topik yang menarik untuk dibicarakan banyak orang. Sejarawan Israel Yuval Noah Harari menilai AI, lewat algoritme di media sosial seperti TikTok dan Instagram memegang kekuatan yang sebelumnya dipegang oleh jurnalis dan editor.
Yuval Noah Harari menyebutkan nama Vladimir Lenin, salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia pada abad ke-20. Ia bekerja sebagai editor surat kabar sebelum menjadi diktator Uni Soviet.
Begitu juga Benito Amilcare Andrea Mussolini, politikus dan jurnalis Italia yang menjabat perdana menteri dan menjadi diktator fasis Italia. “Jadi ini seperti tingkat promosi jurnalis, editor, diktator,” kata Yuval dalam diskusui bertajuk ‘The Role of Education and Science in the Digital Age’ yang ditayangkan melalui YouTube DIJ Tokyo, bulan lalu.
“Sekarang siapa editor terpenting di dunia saat ini? Siapa nama mereka? Mereka tidak memiliki nama seperti Mussolini atau Lenin, karena mereka bukan manusia. Para editor media yang paling penting, yakni di media sosial,” ujar penulis buku terlaris Sapiens: A Brief History of Humankind itu.
“Siapa yang mengedit Twitter, Facebook, TikTok? Bukan manusia. Algoritme AI. AI telah mengambil alih posisi yang sangat kuat ini untuk memutuskan apa yang akan menarik perhatian jutaan orang dan ini adalah salah satu alasan krisis demokrasi yang seharusnya menjadi perbincangan antara manusia,” Yuval menambahkan.
Menurut penulis buku Homo Deus: A Brief History of Tomorrow itu, sistem AI tidak hanya mengedit cerita yang ditulis oleh manusia, tetapi juga membuat cerita itu sendiri.
“Dan kita tidak tahu apa hasilnya nanti. Kita memiliki ribuan tahun pengalaman dengan penceritaan manusia. Apa yang terjadi pada masyarakat ketika Anda melepaskan jutaan AI super cerdas yang mampu menciptakan cerita baru,” ujar pria yang meraih gelar doktor dari Universitas Oxford pada 2002 itu.
Di satu sisi, cerita bisa memengaruhi cara banyak orang berpikir. “Uang merupakan cerita dan itu adalah satu-satunya cerita yang dipercayai semua orang. Itu adalah cerita paling sukses yang pernah dibuat. Apa yang terjadi jika kisah keuangan di masa depan berasal dari kecerdasan non-manusia,” kata dia.