Lima Wilayah dengan Polusi Terburuk, Kualitas Udara Tangerang Selatan Tak Sehat
Kota Tangerang Selatan di Banten memimpin daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Rabu (25/2) pagi. Dari pantauan situs IQAir pukul 07.00 WIB, kualitas udara Tangerang Selatan tergolong tidak sehat dengan poin AQI 170.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian dikutip dari laman IQAir, Rabu (25/2).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Selain Tangerang Selatan, sejumlah wilayah lainnya catatkan kualitas udara sedikit lebih baik. Berikut daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 170 atau dalam kategori tidak sehat
- Serpong, Banten, dengan poin AQI 124 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Jakarta, dengan poin AQI 99 atau dalam kategori sedang
- Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 92 atau dalam kategori sedang
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 86 atau dalam kategori sedang
Sementara itu, Kabupaten Badung di Bali memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 17. Kualitas serupa juga tercatat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 31. Kualitas udara kedua kota tersebut tergolong baik.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara paling sehat memiliki poin AQI 0, tepatnya di Algiers, Algeria. Berikutnya ada Portland dan San Fransisco di Amerika Serikat dengan poin AQI 8, serta Melbourne di Australia dengan poin AQI 10. Kualitas udara keempat kota tergolong baik.
Sedangkan pada daftar kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk pagi ini, dipimpin oleh Dhaka, Bangladesh. Kualitas udara kota ini bahkan masuk kategori sangat tidak sehat. Berikut daftarnya:
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 297 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Delhi, India, dengan poin AQI 222 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 220 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Dakar, Senegal, dengan poin AQI 186 atau dalam kategori tidak sehat
- Karachi, Pakistan, dengan poin AQI 182 atau dalam kategori tidak sehat
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o. Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.