Pasar Saham Libur Panjang saat Lebaran, Ini Jadwalnya
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan jadwal libur perdagangan pasar saham jelang perayaan Idulfitri 2024.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, bulan April ini Bursa hanya membuka sebanyak 16 hari perdagangan. Ketentuan tersebut usai pemerintah mengumumkan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1445 H mulai dari Senin (8/4).
Dengan demikian, BEI menutup perdagangan terhitung hari ini hingga Senin (15/4). Selanjutnya, perdagangan saham akan kembali dibuka pada Selasa (16/4) mendatang.
Berikut jadwal libur bursa April 2024:
- Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1445 H: Senin, 8 April 2024
- Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1445 H: Selasa, 9 April 2024
- Hari Raya Idulfitri 1445 H: Rabu, 10 April 2024
- Hari Raya Idulfitri 1445 H: Kamis, 11 April 2024
- Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1445 H: Jumat, 12 April 2024
- Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1445 H: Senin, 15 April 2024
Sebelum libur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0.45% atau naik 32.48 poin ke level 7.268 dengan total transaksi sebesar Rp 12,5 triliun pada penutupan perdagangan Jumat (5/4).
Retail Equity Research KB Valbury Sekuritas, Afif Abdullah mengatakan pergerakan IHSG selama pekan sebelumnya masih fluktuatif dan cenderung melemah. Posisi IHSG secara mingguan ditutup dengan penurunan tipis 0,03%. Afif menyebutkan lemahnya IHSG disebabkan oleh penurunan saham-saham dari sektor perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBCA, yang mengalami aliran dana keluar atau outflow yang besar, yakni lebih dari Rp 5 triliun selama seminggu terakhir.
“Secara sektoral, sektor yang menopang pergerakan indeks adalah sektor basic industry, saham-saham seperti TPIA, MDKA dan ESSA menguat tajam selama sepekan khususnya TPIA dikarenakan adanya inflow dari asing,” kata Afif dalam risetnya, Senin (8/4).
Usai libur panjang, Afif memperkirakan pergerakan IHSG masih kembali volatile, terutama karena pergerakan rupiah yang masih berpotensi melemah. IHSG kemungkinan akan cenderung bergerak sideways di rentang area 7200–7350.
Di samping itu, beberapa saham yang jadi perhatian di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Astra International Tbk (ASII), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Aneka Tambang (ANTM), dan PT Vale Indonesia (INCO).