IHSG Diprediksi Menguat, Analis Jagokan Saham ASII hingga BBCA

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.
Pekerja membersihkan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022).
13/3/2025, 07.34 WIB

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (13/3). Analis merekomendasikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga PT Astra International Tbk (ASII).

Phintraco Sekuritas menyatakan BCA mengumumkan rencana dividen. Selain BBCA, antisipasi dividen turut mendorong penguatan mayoritas saham bank berkapitalisasi besar lainnya pada perdagangan Rabu (12/3).

Kondisi itu diperkirakan masih berlanjut sampai pekan ketiga Maret. Bersamaan dengan periode Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST, yang salah satu agendanya yakni dividen tahun buku 2024.

"Isu dividen kemungkinan menjadi penopang utama IHSG dari serangkaian sentimen negatif eksternal terkait ketidakpastian kebijakan tarif untuk beberapa pekan kedepan," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (13/3).

Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, di antaranya:

  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
  • PT Astra International Tbk (ASII)

MNC Sekuritas pun menilai IHSG masih berpeluang untuk menguji posisi 6.686 - 6.762 sebagai area penguatan terdekat. Namun apabila belum mampu break 6.682, maka IHSG rawan terkoreksi ke rentang 6.408 - 6.484.

Perusahaan memprediksi level support IHSG berada di 6.361 hingga 6.246 dan resistance di 6.698 sampai 6.818.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham, di antaranya:

  • Buy on weakness pada saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan rentang harga 1.250 sampai 1.300
  • Buy on weakness pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBCA) dengan rentang harga 3.490 sampai 3.750.
  • Buy on weakness saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan rentang 4.380 sampai dengan 4.590
  • Sell on strength saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dengan rentang 755 sampai 775

Sentimen dari luar dan dalam negeri memengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Meski analis merekomendasikan sejumlah saham, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati level support dan resistance guna mengoptimalkan strategi investasi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail