IHSG Terjun 3%, Saham Bank BBCA, BBRI Bangkit Saat Dekapan Konglomerat Tertekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (17/10) turun dalam. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) secara intraday pukul 14.39 WIB hari ini, indeks saham anjlok 2,75% atau 223,69 poin ke level 7.901 dan sempat menyentuh titik 7.860 pada pukul 14.45 WIB.
Seiring dengan penurunan IHSG, harga saham-saham konglomerat ambruk hampir 3%. Sementara itu, harga saham emiten anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) justru mempertahankan posisinya di zona hijau.
Merujuk data perdagangan di BEI, harga saham-saham milik konglomerat Tanah Air yang belakangan menjadi penopang penguatan IHSG turun berjamaah. Misalnya saham milik orang terkaya nomor 1 RI, Prajogo Pangestu.
Harga saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok 10,92% atau 260 poin ke level 2.120 dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) rontok 10% atau 200 poin ke level 1.750. Selanjutnya harga saham PT Barito Pacific Tbk (PTRO) jatuh 10,43% atau 410 poin ke level 3.520 dan PT Petrosea Tbk (PTRO) ambruk 4,64% atau 325 poin ke level 6.675.
Harga saham konglomerat lainnya, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam juga terkoreksi. Harga saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) anjlok 14,99% atau 3.050 poin ke level 17.300, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) ambruk 14,97% atau 750 poin ke level 4.300 dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) anjlok 14,70% atau 460 poin ke level 2.670.
Di lain sisi, saham-saham perbankan jumbo, khususnya anggota Himbara justru menguat. Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 0,57% atau 20 poin ke level 3.550, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 0,24% atau 10 poin ke level 4.100 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,52% atau 20 poin ke level 3.870. Sementara itu, bank swasta raksasa, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,74% atau 200 poin ke level 7.500.