IHSG Diproyeksi Menguat, Saham ITMG, JPFA, hingga TLKM Jadi Rekomendasi
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi naik pada perdagangan hari ini, Rabu (22/10) setelah sebelumnya ditutup naik 1,84% di level 8.238 di perdagangan kemarin.
Analis merekomendasikan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG berpotensi menuju level 8.486 apabila mampu menembus di atas resistance penting di 8.300 hari ini. Level support IHSG berada di 8.161, 8.059, 8.000 dan 7.892. Sementara itu, level resistance terdekat berada di 8.245, 8.300, 8.400 dan 8.486.
“Indikator MACD menunjukkan kondisi netral,” kata Ivan dalam keterangannya, Rabu (22/10).
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), beli pada rentang harga Rp 21.000 – 21.500 dengan target harga terdekat di Rp 22.775
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), hold (tahan penjualan) atau beli pada rentang harga Rp 2.010 – 2.120 dengan target harga terdekat di Rp 2.500
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), beli pada rentang harga Rp 1.090 – 1.130 dengan target harga terdekat di Rp 1.275
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), beli pada rentang harga Rp 500 – 520 dengan target harga terdekat di Rp 660
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), beli pada rentang harga Rp 2.150 – 2.250 dengan target harga terdekat di Rp 2.700.
Sinyal Pelemahan Berkurang
Sementara itu, Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal, sinyal pelemahan IHSG mulai berkurang dan indikator menunjukkan tanda pembalikan arah ke atas.
Pada perdagangan kemarin, IHSG sempat dibuka turun sedikit (membentuk gap) di level 8.117, lalu berhasil ditutup di atas rata-rata pergerakan lima dan 20 harinya (MA5 dan MA20).
“Dengan kondisi ini, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan dan menguji level tertinggi di sekitar 8.288,” ujar tim riset Phintraco Sekuritas.
Dari pasar domestik, Phintraco Sekuritas menyatakan, investor akan menantikan hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang menurut konsensus akan menurunkan suku bunga atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 4.5% dari 4.75%, dengan deposit facility rate diperkirakan menjadi 3.5% dari 3.75%, serta lending facility rate diperkirakan menjadi 5.25% dari 5.5%.
Selain itu akan dirilis data pertumbuhan kredit bulan September yang diperkirakan sedikit melambat menjadi 7.5% dari 7.56% di bulan Agustus 2025.
Phintraco Sekuritas kemudian merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati hari ini, di antaranya adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).