IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Jagokan Saham ASII, ICBP hingga ADMR

Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/9/2025).
Penulis: Karunia Putri
15/12/2025, 06.13 WIB

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan dinilai rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Senin (15/12). Analis merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG berpeluang terkoreksi ke area 8.560 - 8.600 atau bahkan melanjutkan pelemahan hingga level support berikutnya di 8.493 apabila gagal menembus level 8.690.

Sebaliknya, jika IHSG mampu menembus di atas 8.690, indeks berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance internal berikutnya di 8.742.

Ia memperkirakan level support IHSG berada di Rp 8.493, 8.361 dan 8.255. Sementara level resistance berada di Rp 8.690, 8.742, 8.877 dan 8.941.

Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (15/12). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan pun memberikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan investor, yakni:

  • PT Astra International Tbk (ASII), beli di level 5.950 – 6.150 dengan target harga terdekat di level 7.000 
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), tahan penjualan (hold) dengan target harga terdekat ke level 8.500
  • PT Indosat Tbk (ISAT), hold dengan target harga terdekat ke level 2.680
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), hold dengan target harga terdekat ke level 2.800
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), hold dengan target harga terdekat ke level 1.895

Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta merekomendasikan tiga rekomendasi saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan awal pekan ini (15/12), antara lain:

  • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), beli di level 1.360 - 1.420 dengan target harga ke level 1.500, 1.540 dan 1.620
  • PT Gudang Garam Tbk (GGRM), beli di level 13.250 - 13.650 dengan target harga ke level 13.775, 14.225 dan 16.075
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), beli di level 13.100 - 13.900 dengan target harga ke level 14.100, 14.475 dan 16.350.

Nafan memproyeksikan IHSG bergerak positif pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, IHSG dinilai berhasil rebound dari MA20 dan masih berada dalam fase uptrend, didukung indikator MA20 dan MA60 yang menunjukkan positive crossover.

Dari sisi eksternal, Nafan menilai siklus pelonggaran suku bunga di negara-negara maju diperkirakan mendekati akhir, sehingga ruang kebijakan moneter ekspansif lanjutan pada 2026 berpotensi terbatas.

Dari dalam negeri, IHSG dipengaruhi oleh langkah pemerintah yang menargetkan proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia atau BEI rampung pada semester pertama 2026. Demutualisasi merupakan restrukturisasi legal dan kepemilikan BEI yang bertujuan meningkatkan likuiditas, memperkuat tata kelola serta meningkatkan daya saing pasar modal nasional.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri